Program Bupati Pamekasan Peduli Lansia Hingga Kini Masih Tetap Terlaksana Hingga Akhir Jabatannya

Foto : Gerobak Relawan yant sedang mengantarkan makanan ke rumah lansia.
1433
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memastikan program peduli lanjut usia (lansia) gagasan Bupati Baddrut Tamam tetap berjalan hingga kepemimpinannya berakhir.

Kepala Dinsos Pamekasan, Moch. Tarsun menegaskan, pihaknya tetap menganggarkan untuk program tersebut, yaitu program memberikan makan tiga kali sehari bagi para lansia yang tersebar di 13 kecamatan dengan jumlah 400 penerima.

"Tetap berjalan (program peduli lansia,red), selama bapak bupati memimpin program itu akan terus ada. Karena itu memang menjadi perhatian bapak bupati," ujar Kepala Dinsos Pamekasan, Moch. Tarsun, Kamis (30/6/2022).

Program yang telah berjalan sejak tahun 2021 tersebut bertujuan memberikan perhatian dan jaminan ketersediaan makan bagi lansia tiga kali dalam sehari. Bahkan, makanan yang diberikan kepada mereka dipastikan sehat sesuai dengan petunjuk dinas kesehatan (dinkes) setempat.

Menurutnya, relawan yang bertugas mengantarkan makanan kepada lansia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tugas suci dan mulia itu akan terus berjalan selama Bupati Baddrut Tamam memimpin Pamekasan dengan ketentuan lansia hidup sebatangkara, lansia tidak produktif, atau lansia yang hidup bersama anak di bawah umur tidak produktif.

Dia menambahkan, program yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten itu mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama para lansia yang mendapat bantuan. Karena sejauh ini mereka tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Ini bentuk kepedulian bapak bupati kepada masyarakat, terutama lansia. Karena program ini sangat bermanfaat kepada lansia," tandasnya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sebelumnya menyampaikan, program ini memerlukan ketulusan hati memberikan pelayanan kepada lansia seakan merawat ibu sendiri. Hal ini juga sebagai bahan evaluasi diri kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Makanya kami minta keikhlasan dan kesabaran dalam memberikan pelayanan kepada para lansia. Kenapa kita perlu ikhlas, sabar dan profesional, karena program ini seperti mengajarkan kita merawat ibu sendiri. Sekaligus mengajarkan kita agar memberikan pelayanan maksimal," tutup dia.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Surakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) mendesak Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Jember- Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 tidak hanya menjadi panggung seni busana dan budaya...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyatakan sikap tegas mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sikap tegas diambil Ikatan Wartawan Lumajang menyikapi skandal penebangan pohon bernilai tinggi dan dilindungi di...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Destinasi wisata edukasi jamur dan bunga, Mikutopia, membuka kesempatan berkarier bagi para lulusan seni untuk bergabung...

Komentar