Foto : Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin saat melepas bibit ikan kerapu di Desa Lembung, Galis, Pamekasan.
Foto : Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin saat melepas bibit ikan kerapu di Desa Lembung, Galis, Pamekasan.
MEMOonline.co.id. Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur terus mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) dengan strategi desa tematik.
Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Fattah Jasin berharap, semua desa bisa menemukan temanya dengan potensi yang ada sesuai dengan harapan Bupati Baddrut Tamam agar ekonomi masyarakat tumbuh dari bawah berkeadilan.
Kabupaten Pamekasan salah satunya menjadi kabupaten pertama di Madura yang mendapat bantuan bibit kerapu dari pemerintah pusat melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo.
Bantuan tersebut ditempatkan di desa Lembung. Tak salah jika Desa Lembung disebut sebagai desa kerapu. Dengan adanya desa kerapu tersebut, dapat diharapkan tumbuhnya ekonomi baru.
"Sekali lagi saya berharap, adanya budidaya kerapu ini menjadi kekuatan ekonomi baru di tengah-tengah masyarakat kita," katanya.
Menurutnya, sebagian masyarakat di Desa Lembung Kecamatan Galis telah melakukan budidaya ikan kerapu dengan jumlah besar.
"Dengan budidaya ini kita harus membangun kekuatan besar melalui pengembangan kelompok-kelompok. Nantinya bisa menjadi desa kerapu, seperti desa-desa lain, ada desa sepatu, desa wisata, desa batik dan lain sebagainya," tandasnya.
Ia juga menambahkan, Pamekasan saat ini sudah memiliki banyak potensi yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi. Diantaranya potensi yang cukup besar dan diakui oleh banyak kalangan yaitu potensi batik tulis.
"Tumbuh dari bawah itu ya dari desa, bagaimana desa bisa mengembangkan potensinya agar memiliki nilai ekonomi," pungkasnya.
Penulis : Wildan
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit