Imbas Wabah PMK, Pedagang Daging Sapi di Pasar Kolpajung Pamekasan Mengeluh Sepi Pembeli

Foto : Pedagang daging Sapi di Pasar Kolpajung Pamekasan
1984
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Jawa Timur, membuat sebagian pedagang daging sapi di Pasar Kolpajung Pamekasan, Madura merugi.

Bahkan sebagian pedagang juga mengeluh menurunnya pembelian akibat wabah PMK tersebut.

Ibu Ruk, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kolpajung menyampaikan, sejak sebulan ini, penjualan daging sapi di kiosnya menurun drastis.

Biasanya, per hari dirinya bisa menjual 10 Kg sampai 15 Kg. Namun sejak mewabahnya kabar PMK tersebut, pelanggannya banyak beralih membeli ikan laut.

"Ya mau dibilang rugi ada, karena daging yang dijual minim pembeli akhir-akhir ini," keluh Ibu Ruk kepada Memoonline.co.id, Kamis (9/6/2022).

Sementara itu, Hatimah, pedagang keliling mengaku memilih mengurangi kulakan daging sapi karena banyak pelanggannya yang khawatir sapi yang disembelih terkena PMK.

Biasanya, per hari dirinya mengulak sekitar 7 Kg - 10 Kg daging sapi untuk dijual keliling ke rumah-rumah warga.

Namun, dua pekan ini dirinya mengeluh ada penurunan pembelian dari masyarakat dan banyak masyarakat yang beralih membeli ikan laut.

"Tiap hari daging yang saya jual tersisa cukup banyak, makanya mengurangi kulakan," bebernya.

Ironisnya, saat ini harga daging sapi di pasar tradisional Pamekasan ada yang dijual seharga Rp 50 - Rp 85 per kilonya.

Padahal sebelum PMK ini mewabah, para pedagang daging sapi tersebut, per kilonya menjual seharga Rp 110 ribu - Rp 120 ribu per kilonya.

Dihubungi terpisah, Kepala Disperindag Pamekasan, Akhmad Sjaifuddin menyampaikan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Pamekasan relatif normal di kisaran Rp 120 ribu per kilonya.

Menurut dia, berdasarkan hasil pemantauan harga daging di sejumlah pasar tradisional belum ada kenaikan.

"Harga daging sapi tidak ada kenaikan masih kisaran Rp 120 ribu perkilogramnya," tutupnya.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa kembali menggema di Kabupaten Sumenep. Sebanyak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,...

Komentar