Camat Ganding Pilih Irit Bicara Soal Proyek TPT di Desa Bataal Barat yang Dikeluhkan Masyarakat

Foto: Proyek TPT di Desa Bataal Barat yang Dikeluhkan Masyarakat
2140
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Pekerjaan proyek tembok penahan tanah (TPT) di Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur dikeluhkan. Selain karena menyebabkan saluran irigasi tersumbat, pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan RAB yang diusulkan.

Bahkan pekerjaan yang baru selesai awal tahun 2022 itu menjadi buah bibir dikalangan aktivis baru-baru ini.

Meski begitu Camat Ganding Abdul Khalid memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai persoalan tersebut.

"Mohon maaf.... Kami sudah melakukan pembinaan, pengawasan dan MONEV ke semua desa... bahkan bersama forpincam... Untuk memastikan semua kegiatan proyek dilaksanakan, tata kelola pemerintahan dan keuangan terkelola dengan baik dan benar.... Mohon maaf kalau masih ada kekurang sempurnaan...," katanya, melalui pesan whatsAp ke media ini.

Bahkan mantan Kabag Umum Setkab Sumenep ini, menyarankan agar media ini konfirmasi langsung kepada H. Adnan, selaku Sekretaris Desa Bataal Barat.

Salah satu aktivis di Kecamatan Ganding Holis, SH menduga munculnya permasalahan tersebut karena minimnya pengawasan dan kurangnya transaparansi pelaksana pekerjaan.

"Kalau pengawasan dilakukan sejak awal pasti tidak akan dikeluhkan," kata Holis, SH, salah satu aktivis di Kecamatan Ganding.

Sementara pengawasan kata dia, bisa dilakukan dari semua unsur seperti dari pihak kecamatan atau masyarakat secara umum.

Namun, sambung dia pengawasan yang melekat dilakukan oleh pihak kecamatan sebagai lembaga struktural. Baik dari sisi pengelolaan keuangan maupun dari sisi realisasi pekerjaan proyek.

"Tentu yang banyak faham kondisi desa kecamatan, kalau masyarakat secara umum sulit. Apalagi sejak awal kurang terbuka," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya Sekretaris Desa Bataal Barat H. Adnan membantah jika pekerjaan TPT yang dikerjakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) itu tidak sesuai spek.

"Ia sudah sesuai, InsyaAllah," katanya saat dikonfirmasi media ini.

Mengenai papan nama proyek, H. Adnan mengaku sudah dipasang.

"Ada disebelah selatan," tegasnya.

Penulis      :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar