Foto: Proyek TPT di Desa Bataal Barat yang dikeluhkan masyarakat
Foto: Proyek TPT di Desa Bataal Barat yang dikeluhkan masyarakat
MEMOonline.co.id. Sumenep - Pekerjaan proyek tembok penahan tanah (TPT) di Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menjadi bola liar. Bahkan dinilai itu disebabkan karena lemahnya pengawasan.
"Kalau pengawasan dilakukan sejak awal pasti tidak akan dikeluhkan," kata Holis, SH, salah satu aktivis di Kecamatan Ganding.
Sementara pengawasan kata dia, bisa dilakukan dari semua unsur seperti dari pihak kecamatan atau masyarakat secara umum.
Namun, sambung dia pengawasan yang melekat dilakukan oleh pihak kecamatan sebagai lembaga struktural. Baik dari sisi pengelolaan keuangan maupun dari sisi realisasi pekerjaan proyek.
"Tentu yang banyak faham kondisi desa kecamatan, kalau masyarakat secara umum sulit. Apalagi sejak awal kurang terbuka," jelas dia.
Sayangnya Camat Ganding Abdul Khalid belul berkenan untuk memberikan keterangan mengenai pekerjaan proyek dikeluhkan tersebut. Mantan Kabag Umum Setkab Sumenep itu menyarankan untuk konformasi pada Sekretaris Desa Bataal Barat H. Adnan.
Diberitakan sebelumnya Sekretaris Desa Bataal Barat H. Adnan membantah jika pekerjaan TPT yang dikerjakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) itu tidak sesuai spek. "Ia sudah sesuai, InsyaAllah," katanya saat dikonfirmasi media ini.
Mengenai papan nama proyek, H. Adnan mengaku sudah dipasang. "Ada disebelah selatan," tegasnya.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Isma