Demi Menggugah Rasa Persartuan dan Kesatuan Bangsa, Wakil Bupati Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Virtual di Pamekasan

Foto : Wakil Bupati Pamekasan, Fatah Jasin saat mengikuti upacara hari kelahiran Pancasila secara virtual di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (01/6/2021) pagi.
715
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin mengikuti upacara hari lahir Pancasila secara virtual di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (1/6/2022) pagi.

Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Totok Hartono, asisten, staf ahli, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dengan mengenakan pakaian adat Madura.

Pakaian adat Madura yang dipakai para pejabat adalah pakaian Sakera untuk pria dan pakaian Marlena untuk perempuan.

Mereka terlihat khidmat mengikuti upacara hingga selesai, termasuk mendengarkan pidato Presiden RI, Joko Widodo dalam upacara yang berlangsung di Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur.

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin menjelaskan, pakaian adat yang digunakan dalam upacara hari lahir Pancasila tersebut sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sebagai implementasi dari keberagaman suku dan Bangsa Indonesia.

"Para Gubernur, para Bupati dan kepala daerah yang mengikuti upacara secara virtual diminta untuk menggunakan pakaian adat. Saya kira cocok dengan tema hari kelahiran Pancasila," kata Fattah Jasin saat diwawancarai usai upacara.

Menurutnya, pakaian adat dalam setiap kegiatan kenegaraan akan menggugah kembali rasa persatuan dan kesatuan, serta kebhinekaan antar bangsa Indonesia.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam pidatonya mengajak semua anak bangsa untuk membumikan Pancasila sebagai dasar negara, serta mengaktualisasikan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Pancasila telah menjadi bintang penuntun ketika bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian, dan ini sudah dibuktikan berkali-kali dalam perjalanan sejarah bangsa bahwa bangsa kita tetap berdiri kokoh menjadi negara yang kuat karena kita sepakat untuk berlandaskan Pancasila," ungkapnya.

Presiden juga mengingatkan agar bangsa Indonesia benar-benar mengamalkan Pancasila dan memperjuangkannya, serta mengimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan untuk menciptakan negara yang aman damai dan tentram.

"Inilah tugas kita bersama, tugas seluruh komponen bangsa menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja dan dirasakan kehadirannya, serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia," pungkasnya.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Surakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) mendesak Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Jember- Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 tidak hanya menjadi panggung seni busana dan budaya...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyatakan sikap tegas mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sikap tegas diambil Ikatan Wartawan Lumajang menyikapi skandal penebangan pohon bernilai tinggi dan dilindungi di...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Destinasi wisata edukasi jamur dan bunga, Mikutopia, membuka kesempatan berkarier bagi para lulusan seni untuk bergabung...

Komentar