Diduga Takut Bobroknya Terbongkar, Direktur PD Sumekar Sumenep Mangkir Dipanggil Pembina

Foto: Dokumen penggerebekan dan dua sejoli korban penggerebek
2794
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep& Setelah beritanya viral di sejumlah media terkait kasus penggerebekannya dengan janda imut, beberapa waktu lalu, Direktur PD Sumekar Sumenep, inisial DD, terkesan hilang dari peredaran.

Bahkan saat Sekretaris Pembina BUMD Sumenep Mustangin, menghubungi yang bersangkutan untuk mengklarifikasi kasus yang sedang menimpanya, mengaku sangat kesulitan.

Sebab sejumlah nomor yang bersangkutan miliki, tidak satupun yang bisa dihubungi.

Bahkan surat pemanggilan yang dilayangkan dewan pembina ke Direktur untuk klarifikasi kasusnya, hanya direspon stafnya.

"Kemarin kita sudah melakukan pemanggilan yang bersangkutan, tapi yang hadir kesini hanya stafnya saja. Yang bersangkutan terkesan hilang dari peredaran," kata Mustangin, Sekretaris Pembina BUMD Sumenep, Selasa (10/05/2022).

Namun begitu, pihaknya akan terus melakukan pemanggilan yang bersangkutan hingga kasus yang menimpanya dan viral di sejumlah media terang benderang.

"Selama kami (Dewan pembina red) tidak ketemu langsung dengan bapak Direktur, kami akan terus melakukan pemanggilan. Karena titah Bupati melalui pak Sekda,. Sebenarnya hari ini yang bersangkutan kami panggil lagi, tapi lagi - lagi dia mangkir," terangnya.

Disinggung soal kemungkinan yang betsangkutan takut bobroknya terbongkar, Mustangin mengaku tidak tahu menahu soal itu. Sebab dirinya sanpai saat ini, masih fokus terhadap pemanggilan dan melakukan klarifikasi.

"Kalau masalah takut tidaknya yang bersangkutan ketemu pembina, maaf saya tidak tahu. Tapi masak ia dia takut bertemu kami, kan beritanya sudah viral kemana - mana," tutup Mustangin.

Untuk diketahui, salah satu oknum Direktur BUMD di Sumenep, Madura Jawa Timur, digerebek Warga bersama janda imut di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur, di salah satu perumahan di desa setempat, Jum'at (06/05/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, pasangan laki - laki atau oknum Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebit dikabarkan berasal dari Kecamatan Gapura, dan diketahui sudah memiliki pasangan sah alias punya istri.

Sementara si janda (pasangan perempuan red) dikabarkan berasal dari salah satu kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Sedangkan peristiwa penggerebekan tersebut bermula dari laporan salah satu warga kepada perangkat desa, jika ada pasangan bukan muhrim sedang sekamar di satu perumahan.

Mendapat laporan seperti itu, warga bersama perangkat desa, Babhinkamtibmas, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penggerebekan.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

Komentar