Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
MEMOonline.co.id. Jember - ZHR, warga asal Jember, merasa dipermainkan oleh tamannya sendiri, yakni Sauqy, warga Situbondo, lantaran uang yang dipinjamkan tak kunjung dikembalikan. Rabu (30/3/2022).
ZHR mengatakan, Sauqy meminjam uangnya itu sejak setahun yang lalu. Janjinya hanya dua minggu saja.
"Tapi nyatanya, sampai sekarang, sudah setahun lebih, dia belum bayar juga," ujarnya.
ZHR melanjutkan, begitu ditagih, Sauqy selalu beralasan. Bukannya membicarakan soal utang, malah mengalihkan pembicaraan ke hal lain.
"Alasannya macam-macam. Yang paling sering digunakan itu, ia menggunakan keluarga sebagai alasan menunda bayar utang," uangkapnya.
Sementara uang yang di pinjamkan ke Sauqy sebesar Rp1,6 juta. Padahal uang itu sangat dibutuhkan. Apalagi dalam kondisi terdesak.
"Saya kecewa itu ketika ayah saya mau operasi. Dan saya butuh biaya. Saya coba tagih lagi ke dia. Dan seperti biasa, dia janji-janji terus. Ujung-ujungnya gak ada kabar," ucapnya kesal.
Namun Sayangnya, hal itu tidak berlaku sebaliknya. Sauqy justru membalas dengan janji-janji palsu.
"Saya coba hubungi dia lagi lewat adik saya. Soalnya dia gak pernah hubungi saya usai pinjam uang itu. Kebetulan saya lagi di Jember. Belum bisa ke rumahnya dia (di Situbondo - red),"ujarnya.
Di tempat terpisah, Sauqy mengatakan, dirinya mengakui jika berutang pada warga Jember atas nama ZHR.
Dan selanjutnya kan mengembalikan uang pinjaman itu pada ZHR pada hari kedua bulan puasa mendatang.
"Insya Allah gak akan diundur-undur lagi. Uangnya akan saya siapkan sesuai hari yang ditentukan," ucapnya singkat.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Isma