Gandeng DKPP, TP PKK Sumenep Gelar Bimtek Budikdamber

Foto: Sesi foto bersama TP PKK, DKPP dan peserta bimtek Budikdamber
1096
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep  – Dengan menggandeng Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP), Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) budi daya ikan dalam ember (Budikdamber), Selasa (22/3/2022).

Acara tersebut digelar, sebagai upaya TP PKK meningkatkankan ketahanan pangan keluarga, sebagai refleksi dari 10 program pokok PKK.

Yakni dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya sesuai dengan kearifan lokal.

Selain itu juga, pemanfaatan teknologi tepat guna untuk menunjang usaha agrobisnis, holikultura, tanaman buah, perikanan, peternakan dan yang lainnya.

Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi menyampaikan, jika kegiatan itu digelar untuk mengakomodir program PKK hingga ke tingkat desa.

"Makanya kami berkolaborasi dengan seluruh stakeholder pemerintah di Sumenep, dan menggelar berbagai pelatihan," kata Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi.

Untuk itu, dalam kegiatan Budikdamber yang digelar saat ini, TP PKK Sumenep berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep. Dengan maksud kegiatan tersebut, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Saya atas nama pengurus Tim Penggerak PKK Sumenep menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi DKPP yang telah memfasilitasi dan mensukseskan acara ini,” tuturnya.

Bimtek ini, lanjut Nia, memang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan hewani sebagai solusi mengingat keterbatasan lahan selain kualitas air dan lahan terutama di daerah perkotaan.

Termasuk kegiatan penunjang perekonomian masyatakat harus terus digalakkan. Mengingat beberapa daeah atau kecamatan yang ada di kabupaten paling timur Pulau Madura ini, masih tergolong kategori miskin ekstrem.

“Ini tentu sebagai salah satu upaya agar selain masyarakat terberdaya juga dapat meningkatkan ekonomi keluarga, sehingga lambat laun kategori miskin ekstrem tidak ada lagi di Sumenep ini,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep, Arif Firmanto menjelaskan jika pelatihan Budikdamber tersebut digelar, dengan harapan, warga bisa menciptakan sumber pangan alternatif dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari.

"Tidak cuma itu, dengan budikdamber diharapkan masyarakat memiliki daya ungkit untuk peningkatan pendapatan dalam meningkatkan taraf ekonomi. Terutama masyarakat yang berada digaris kemiskinan ekstrim," kata Arif Firmanto.

Untuk itu, pihaknya kedepan akan menindaklanjuti dengan melaksanakan pendampingan oleh penyuluh wibi di setiap lokasi penerima budikdamber.

Sehingga masyarakat dapat benar - benar mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan yang terbatas dengan program budikdamber.

"Masyarakat penerima kegiatan budikdamber nantinya bisa menduplikasikan apa yg diterima menjadi lebih banyak dan berkesinambungan. Sehingga masyarakat sekitar penerima kegiatan, bisa mengadopsi pengetahuan tentang budikdamber dan mengaplikasikannya di rumah masing - masing," tutupnya.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar