Maraknya Pengemis dan Pengamen Jalanan di Traffik Light, Satpol PP Pamekasan Rutin Patroli Keliling

Foto : Pengamen Jalanan Yang Pernah Diamankan dan Diberi Pembinaan Petugas Satpol PP
1228
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Antisipasi semakin maraknya pengemis dan pengamen jalanan yang biasa mangkal di beberapa titik Traffic Light, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pamekasan tingkatkan giat patroli keliling. Selasa (01/02/2022).

Seperti yang disampaikan oleh Mohammad Hasanurrahman selaku Kasi Penyeledikan dan penyidikan Satpol PP Kabupaten Pamekasan menyampaikan dengan tegas bahwa, pihaknya akan melaksanakan operasi secara rutin terkait masalah itu.

"Kami amankan pengemis dan pengamen jalanan yang mangkal di lampu stop, karena ini sangat mengganggu pengguna jalan, selain itu cukup membahayakan keselamatan dirinya dan orang lain", katanya.

Hasanur menjelaskan bahwa, dalam aturan Perda no 1 tahun 2017, pihaknya ada OPD pengampu yaitu Dinas sosial.

"Saat kami melaksanakan patroli rutin, para pengamen itu biasanya lari, setelah kami kembali ke pos, baru mereka kembali lagi", tutur Hasanur.

Mengimbangi strategi mereka yang sepertinya juga terstruktur menurut Hasanur, pihaknya melakukan operasi rutin dengan jalan kaki.

"Mereka itu biasa mangkalnya di lampu stop Jl. stadion dan lampu stop di Jl. Jokotole dan Gurem", jelasnya.

Menurut dia, di tahun 2021 yang sudah berhasil diamankan ada sekitar 30 orang pengamen jalanan yang biasa mangkal di traffic light.

"Untuk tahun ini kami baru mengamankan 1 orang pengamen saja, kami amankan dulu dikantor, baru dipulangkan setelah diberikan nasehat, sosialisasi, bimbingan pembinaan agar tidak mengamen di lampu stop lagi", ujarnya.

Hasanur juga menambahkan bahwa, untuk pengamen yang pernah diamankan, mayoritas masih muda dan anak putus sekolah.

"Untuk pengamen yang pernah kami amankan, faktor penyebab utamanya karena keadaan, kondisi tidak mampu, broken home atau kurang perhatian dari orang tuanya", ulasnya.

Hasanur juga menghimbau kepada masyarakat dan orang tua mereka, agar mengingatkan mereka untuk tidak kembali mengemis karena cukup membayakan apalagi di lakosi traffic light.

"Kalau ada operasi dari kami pengemis dan pengamen jalanan jangan lari, karena hal itu bisa membayakan keselamatan terjadi kecelakaan", pungkasnya.

Penulis      :   M.Halili

Editor        :   Udiens

Publisher :   Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar