Diduga Tak Paham Mikanisme Pemerintahan, Kepala Desa Jatian Main Copot dan Main Comot Perangkat Baru

Foto : Jajaran Muspika, kades terpilih bersama warga pemdes jatian
2041
ad

MEMOonline.co.id. Jember  - Kepala Desa (Kedes) Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, yang terpilih pada pemilihan kepala desa serentak tahun 2021 bulan lalu diduga asal main copot terhadap perangkat desa yang lama, dan akan menggantikannya dengan perangkat desa baru, Kamis (12/1/2022).

Kades Jatian, Seningwar mengklaim, pemberhentian terhadap perangkat desa tersebut bukan tanpa sebab. Melainkan karena adanya aspirasi dari masyarakat setempat.

"Sebelumnya ada warga yang mengajukan aspirasi untuk mengadakan perubahan perangkat desa. Makanya hari ini saya bergerak cepat melakukan Eksekusi," ujarnya.

Seningwar melanjutkan, sebagai Kades baru, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu prosedur yang berlaku. Supaya eksekusi yang dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada.

"Sementara ini kami masih pelajari dulu, hasilnya pertemuan ini sudah terakhir. Harapa kami selaku kepala desa semua yang harus saling mendukung program.

Di sisi lain, warga Desa Jatian dengan Inisial FN memaparkan, Kades baru hendaknya memperhatikan aturan terkait pergantian perangkat desa. Bukan malah main comot seenaknya sendiri.

“Jadi (pemberhentian perangkat desa - red) itu adanya mekanismenya. Kepala desa terpilih tidak boleh sembarang mengganti perangkat desa yang ada tanpa didasari dengan aturan,” ucapnya.

Sementara, Camat Pakusari, Syamsul Hidayat, menuturkan untuk memberhentikan perangkat desa, harus memenuhi unsur sebagai mana yang diatur pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Yaitu tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

"Jadi berdasarkan aturan tersebut Kades yang baru tidak boleh semena-mena. Artinya kami berharap agar kades yang baru dapat mengarahkan para perangkat desa untuk menunjuk kinerjanya dalam melayani masyarakat," tuturnya.

Untuk itu, lanjut Syamsul, dirinya menyarankan agar kades terpilih hendaknya bisa mengarahkan perangkat Desanya untuk menunjukan kinerjanya. Agar antara kades dan perangkat Desa bisa sinkron dalam menjalankan Pemerintahan Desa.

“Intinya saya berharap agar Kades yang baru dapat kompak dan saling mendukung dan menunjukkan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Untuk menuju kesejahteraan, kita harus kompak dan saling membantu," pungkasnya.

Penulis      :   Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher :   Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Surakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) mendesak Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Jember- Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 tidak hanya menjadi panggung seni busana dan budaya...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyatakan sikap tegas mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sikap tegas diambil Ikatan Wartawan Lumajang menyikapi skandal penebangan pohon bernilai tinggi dan dilindungi di...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Destinasi wisata edukasi jamur dan bunga, Mikutopia, membuka kesempatan berkarier bagi para lulusan seni untuk bergabung...

Komentar