Foto: Gambar Screenshot Fabio saat Post Match Press Conference
Foto: Gambar Screenshot Fabio saat Post Match Press Conference
MEMOonline.co.id, Sleman - Madura United lagi-lagi harus menelan pahitnya kekalahan setelah ditekuk Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0.
Gol kemenangan Persebaya di laga series 3 BRI Liga 1 2021-2021 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta pada Sabtu (20/11/2021) malam itu berhasil dicetak oleh Jose Wilkson lewat tendangan penalti.
Hasil tersebut semakin memperpanjang tren buruk Madura United yang menelan kekalahan secara beruntun dalam tiga laga terakhir.
Torehan ini membuat Madura United terus melorot ke peringkat ke-15 klasemen dengan mengoleksi 11 poin dari 12 pertandingan. Tim asal Pulau Garam itu hanya satu strip di atas zona degradasi.
Kekalahan ini juga merupakan torehan pahit bagi Fabio dalam debutnya sebagai pelatih di Madura United.
“Hasil ini tidak menunjukkan seperti apa pertandingannya. Kami sudah belajar tentang Persebaya. Pemain juga melakukan apa yang kami siapkan. Pertandingan ini punya intensitas tinggi dan kekuatan tim seimbang,” ujarnya saat Post Match Press Conference, Sabtu (20/11/2021) malam.
“Kami mempersiapkan pertandingan ini, dan lawan adalah tim bagus. Kami tahu strategi Persebaya menunggu kami. Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan, tapi tim lawan memang bagus,” tambahnya.
Dimenit awal, Madura United sebenarnya tampil agresif. Tiga peluang berhasil mereka ciptakan melalui Haris Tuharea, Hugo Gomes Jaja, dan Asep Berlian dalam sepuluh menit awal. Namun semuanya tidak menuai hasil.
Di babak pertama Madura United memang terlihat mendominasi permainan.
Tapi sayang, Madura United mengalami nasib sial di babak kedua yang diawali oleh hukuman penalti akibat pelanggaran Asep Berlian terhadap Marselino Ferdinan.
Insiden tersebut yang kemudian membuat Persebaya unggul melalui eksekusi penalti Jose Wilkson pada menit ke-51.
Keadaan semakin sulit ketika strikernya yang asal Brazil, Rafael Silva, pada menit ke-66 harus meninggalkan lapangan pertandingan setelah menerima kartu kuning kedua.
Rafael terlihat menyikut Ady Setiawan sehingga wasit menghukumnya dengan kartu merah.
“Mulai babak kedua, saya tidak tahu, saya pikir itu tidak penalti. Kami sebenarnya punya waktu membalas, tapi kami kehilangan satu pemain kena kartu merah. Kami tidak salah, tapi keputusan ada di tangan wasit, bukan kami,” terang Fabio.
Kendati demikian, Fabio tetap mengapresiasi para pemain Madura United yang mampu memberi perlawanan dan bermain agresif demi mencetak gol.
“Saya berterima kasih banyak kepada pemain yang sudah berjuang luar biasa membantu tim. Saya harus mengapresiasi pemain kami yang berusaha keras, bekerja keras di lapangan,” pungkas pelatih Madura United yang berpaspor Brazil itu.
Penulis : Bambang
Editor : Udiens
Publisher : Isma