Praktek Kerja Profesi Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke - 61 tahun 2021 Digelar di Polresta Malang Kota

Foto : suasana saat pelaksanaan Praktek Kerja Profesi Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg 61 T.A 2021 di Mapolresta Malang.
518
ad

MEMOonline.co.id, Malang Kota - KBP Budi Purwatiningsih, SE, MH membuka Pelaksanaan Praktek Kerja Profesi ( PKP ) Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-61 Tahun Anggaran 2021 di Polresta Malang Kota.

Dalam PKP tersebut KBP Drs. Roni Bahtiar Arief sebagai Katim.

PKP ini dilaksanakan secara serentak di 2 ( dua ) Polda yakni, Polda Jatim dan Polda Bali yang dilaksanakan pada 20 - 24 September 2021.

Tema yang diangkat dalam Pelaksanaan Kerja Profesi ( PKP ) Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke - 61 tahun 2021 yakni “Mewujudkan Pimpinan Tingkat Menengah Polri Yang Presisi Dalam Pemantapan Penanganan Covid - 19 Untuk Indonesia Maju".

KBP Budi Purwatiningsih, SE, MH menyampaikan, pelaksanaan Pelatihan Praktek Kerja Profesi ( PKP ) ini diharapkan Serdik Sespimmen Polri mampu mengaplikasikan kompetensi khusus untuk mencapai tujuan organisasi Polri.

"Dalam mengelola kegiatan fungsi kepolisian serta dalam rangka tugas pemeliharaan Kamtibmas, perlindungan, penganyoman, pelayanan dan penegakan hukum," tuturnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, selain memiliki keterampilan menyusun konsespsi ilmiah hasil kajian ilmu, dan tehnologi kepolisian berdasarkan kaidah tatacara dan etika karya ilmiah.

"Juga harus memiliki keterampilan mengaplikasikan Management Course III, dan memiliki keterampilan melakukan validasi hasil kajian bidang ilmu dan teknologi kepolisian dalam menyelesaikan masalah di masyarakat," paparnya.

Tak hanya itu, ia tuturkan pula di samping memiliki keterampilan merumuskan ide, pemikiran dan argumentasi saintifik secara bertanggung jawab serta mengomunikasikannya kepada masyarakat.

"Harus memiliki keterampilan menganalisa dan menanggulangi permasalahan kebangsaan berkaitan dengan penguatan kesadaran atas kebhinekaan," terangnya.

Meskipun demikian, ia menegaskan dari beberapa hal yang tak kalah penting yang harus dikuasai yakni, memiliki ketrampilan mengelola krisis dan kondisi darurat yang berimplikasi kepada keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Bahkan juga diwajibkan memiliki keterampilan menganalisis perkembangan lingstra guna memprediksi dan mengantisipasi ancaman serta peluang Kamtibmas," imbuhnya.

Kemudian diharapkan pula harus memiliki keterampilan manajemen audit terhadap kinerja organisasi.

"Selanjutnya memiliki keterampilan menganalisa pemanfaatan IT dan media sosial dalam upaya pembentukan opini positif tentang Polri," tandasnya.

Berikut peserta didiknya Pokjar XX diantaranya yakni, Serdik Askhabul Kahfi, Serdik Anita Indah, Serdik Abdul Ghafur, Serdik Dony Satria Wicaksono, Serdik Chuck Putranto, Serdik Efrianza, Serdik Ihram Kustarto, Serdik Erick Budi Santoso, Serdik Yudha Pranata, Serdik Nasrullah Alfarizi, dan Serdik Yhogi Hadi.

Penulis: Risma

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar