Waspada ! Wafer Berisi Silent dan Staples

Foto : Wafer pemberian dari orang asing.
873
ad

MEMOonline.co.id, Jember - Salah satu modus baru yang terjadi di jalan Cumpedak, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Dimana seorang pria misterius membagikan wafer tersebut pada dua anak.

Disinyalir pria misterius tersebut membagikan wafer coklat ke para bocah, berisi serpihan silet dan isi staples.

"Kata anak saya, waktu itu ada laki-laki yang memberikan 3 bungkus wafer coklat. Orangnya gak dikenal," terang Mohammad Yasin, orang tua korban, Senin (2/8/2021).

Begitu kagetnya, ternyata di dalam wafer ada serpihan silet dan isi staples.

"Dua bungkus lainnya ketika dibuka dan dicek isinya sama dan jumlah serpihannya banyak," ucap Yasin.

Menurutnya, Insiden tersebut sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib. Polisi kini tengah memburu pelaku.

Kapolsek Patrang, AKP Heri Supadmo pun telah mendapatkan laporan tentang peristiwa tersebut sejak Jumat (30/7/2021) lalu. Sejauh ini, ada 2 orang tua yang melaporkan kejadian serupa.

"Pelakunya (yang memberikan wafer) pria. Identitas masih kita lidik. Kita imbau orang tua berhati-hati jika anaknya diberi sesuatu oleh orang tak dikenal," pinta Kapolsek.

Menurut Heri, sasaran pelaku ialah anak kecil dengan usia 3-9 tahun. Orang tua pun diimbau agar selalu waspada.

Penulis: Zainullah

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan media digital, perundungan, hingga...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Persetujuan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mbrasak Klakah...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang dikelola PT Asia Madura kembali...

Komentar