Karduluk Memanas, Panitia Pilkades Diancam Teror Bom

Foto: Sulaisi Abdurrazaq, sebagai Penasehat dan Konsultan Hukum Panitia Pilkades Karduluk, Kec. Pragaan
977
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Kemelut yang terjadi antara Panitia Pilkades Karduluk Sumenep dengan warga yang menamakan dirinya Komunitas Aspirasi Masyarakat Pengawalan Pilkades Desa Karduluk (KAMPPDK) kian memanas.

Hal itu dikarenakan ada masalah lain, yakni ancaman teror bom/potas (sejenis bom ikan red) serta pertumpahan darah, yang ditujukan kepada Panitia Pilkades.

Ancaman teror bom serta tindak pidana lainnya diduga dilakukan oleh pihak-pihak di luar KAMPPDK, yang sengaja ingin memperkeruh suasana.

Dugaan awal masalah ini meruncing karena diduga adanya perasaan tidak puas dari pihak tertentu atau karena salah satu pihak terjebak dalam perasaan dendam, benci dan emosi, yang berpengaruh buruk terhadap situasi sosial dan atmosfer demokrasi arus bawah di Desa Karduluk.

Akhir-akhir ini tersebar screenshoot ancaman dan teror yang disampaikan oleh seseorang di WhatsApp Group Suara Rakyat Karduluk oleh nomor WA 085236840xxx. Bunyinya begini:

_"Kami masyarakat Karduluk menolak keras cakades dari luar karduluk kalau itu tetap dilakukan jangan salahkan kami masyarakat kalau bertindak apa yang tidak di inginkan pertumpahan darah bom dan kotas yang akan menghancurkan karduluk camkan ini pas sampaikan berita ini ke semua pantia"._

Ancaman ini lalu ditanggapi oleh peserta grup lainnya dengan nomor WA 082337581xxx dengan mengatakan:

_"Siap komandan, bg yg tdk bkrj tiap hari qt kmpul f lpangan, ngambek cakades dr luar yg mau mndaftar ke balai, klo it trjfi, mka qt rame2 akn GUSUR"_

Tak lama kemudian ditanggapi lagi oleh anggota lain dengan nomor 085236840xxx, isinya begini:

_"Bettul, poko' de' k sadejeh panitia ami' gi' ta' mereng awas bheih kalau calon dari luar diterima ami' pola enga'ah bheri' SE pas temmuh mateh klebun dimmah roh kak lek @madun dunggaddung pola mi' enga'ah rowah nasibbeh para panitia yeh"_

Ancaman teror bom, potas dan pertumpahan darah dengan mengatasnamakan masyarakat Karduluk serupa dengan menghasut warga untuk melakukan tindakan yang melanggar norma dan hukum melalui media Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

WhatsApp Group Suara Rakyat Karduluk tersebut dibuat oleh nomor 0823387522xx dengan identitas bernama H. Fathir pada tanggal 09/02/2021 dengan anggota grup perhari ini (25/07/2021) sebanyak 128 peserta dan admin adalah H. Fathir sendiri.

Ancaman ini telah disampaikan oleh Panitia Pilkades kepada Sulaisi Abdurrazaq sebagai Penasehat dan Konsultan Hukum Panitia Pilkades Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Tahun 2021 untuk menjadi bahan laporan kepada pihak berwajib demi memangkas potensi terjadinya konflik horizontal yang semakin meluas antar sesama warga akibat tersebarnya hoax, hasut dan fitnah.

Penulis: Alvian

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep - Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu...

MEMOonline.co.id, Lumajang - Sebanyak 1753 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Laga Madura United FC versus PSIS Semarang yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti Bekasi...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Puluhan pemilik kapal yang tergabung dalam HNPP (Himpunan Nelayan dan Pengusaha Perikanan ) Samodra...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Tawuran sekelompok pemuda tersebut terjadi di Bundaran Gladak Serang Kecamatan Kanigaran Kota...

Komentar