Foto : Komunitas Menatap Indonesia (KMJ) di lokasi Warung Gratis.
Foto : Komunitas Menatap Indonesia (KMJ) di lokasi Warung Gratis.
MEMOonline.co.id, Jember - Menurun dan sulitnya penghasilan ditengah Pandemi Covid-19 merangsang munculnya komunitas-komunitas yang bergerak dibidang sosial untuk saling membantu dan gotong royong.
Seperti salah satu warung di Jember tempatnya tepat di barat sungai Bundaran Mastrip ada komunitas menatap Indonesia buka warung makan gratis setiap Minggu pukul 6 pagi, makanan tersebut diberikan secara gratis, dan kegiatan di lembaga sosial.
Ketika Dikonfirmasi oleh Media ini "Ya karena sekarang lagi musim pandemi dan sepertinya banyak yang butuh, kita ingin berbagi bersama", Ungkap Bustan, Selaku Penanggung jawab Komunitas Menatap Indonesia di lokasi Warung Gratis. Minggu, (20/06/21).
Warung gratis ini diadakan setiap Minggu dan sekarang adalah Minggu ketiga, tuturnya.
Imbuhnya "komunitas ini dibentuk sejak tiga bulan yang lalu, dimana kita mulai dengan sahur ketika Ramadhan, dan kita lanjutkan dengan adanya Warung Gratis".
Meskipun gratis, "pada awalnya kami kesulitan mencari pengunjung, namun sekarang Alhamdulillah medianya sudah mulai masif dan banyak yang tahu sehingga sudah mulai banyak pengunjung", Akuinya dengan bersyukur.
Sedangkan porsi yang disediakan juga tidak sedikit, "Setiap Minggu kita mengeluarkan 300 -500 Porsi, dan untuk hari ini kami menyediakan 500 porsi untuk semua orang yang mau datang" tandasnya.
Sedangkan Anggota Komunitas Menatap Indonesia ini awalnya 6 orang sekarang 39 orang dan rata-rata mereka mahasiswa, papar Bustan yang ternyata juga selaku Owner Warung Serba Lima Ribu (Serbu) Mastrip.
Harapannya "Harapan kami Warga Jember yang kesulitan makan, paling tidak setiap Minggu bisa sarapan disini, pun makanya juga bergizi yaitu ada ayam, sayur, tempe, tahu, sosis"
Selain itu, jika ada yang ingin berdonasi dapat langsung DM Instagram kami (@menatapindonesia), atau ketik di kitabisa.com warung makan gratis Jember, pungkasnya.
Penulis: Zainullah
Editor: Udiens
Publisher: Lina