Dinilai Tidak Profesional, Sejumlah Warga Sapeken Demo P2KD ke Kantor BPD

Foto: Sejumlah Warga Sapeken saat melakukan aksi demontrasi ke kantor BPD
794
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sejumlah warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Desa Sapaken melakukan aksi demonstrasi di Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, Kamis (03/06/2021).

Kedatangan mereka sebagai bentuk protes karena Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Sapeken, Sumenep dianggap tidak profesional saat menjalankan tugasnya.

Saat di Kantor BPD Sapeken sejumlah massa melakukan orasi dengan menggunakan megaphone. Semua peserta tampak mengenakan masker meski tidak menjaga jarak antar peserta aksi.

Terdapat tiga tuntutan yang disampaikan warga kepada BPD Sapeken. Salah satunya meminta BPD Sapeken untuk membubarkan dan membentuk P2KD Sapeken yang baru.

Sebab, P2KD yang lama dianggap tidak netral dalam menjalankan tugas dan bisa mencederai proses demokrasi tingkat desa yang bakal berlangsung 8 Juli mendatang.

Versi pendemo, kinerja P2KD saat ini dianggap tidak profesional bahkan hanya membuat resah yang bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

"Kami disini menuntut BPD untuk membubarkan panitia (P2KD Sapeken)," kata Mihajul Abidin, saat orasi yang diiringi dengan suara takbir dari pendemo yang lain.

Masyarakat kata dia, menginginkan pelaksanaan Pilkades Sapeken berjalan dengan aman dan damai serta menjunjung tinggi sportivitas dalam berdemokrasi.

"Kami minta agar panitia dibubarkan," teriak lagi dalam aksinya.

Sementara itu Ketua BPD Sapeken Ady Susanto mengatakan, aksi yang dilakukan masyarakat berbarengan dengan rapat evaluasi kinerja P2KD.

Edy berjanji akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut.

"Beri kami waktu untuk melakukan mengkaji (tuntutan masyarakat) di internal BPD," katanya saat dimintai keterangan melalui sambungan teleponnya oleh media.

Apabila dalam kajian ditemukan tindakan atau penyalahgunaan wewenang oleh P2KD kata Edy, BPD akan segera mengambil keputusan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau kalau memang ada pelanggaran dan terbukti secara sah, (BPD) akan ganti," tegas dia.

Penulis: Alvian

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kota Probolinggo kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan ekonomi dan pengentasan kesenjangan sosial....

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan berbasis Unit Kompetensi Kejuruan Processing...

Komentar