Jembatan utama di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura,"> Jembatan utama di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura,"> Jembatan utama di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura,"> Jembatan utama di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura,">

Jembatan Penghubung Ambruk, Aktifitas Warga Pakamban Daya Tersendat

Foto : Warga Setempat Saat Menyaksikan Ambruknya Jembatan Utama Di Desa Pakamban Daya
1298
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Jembatan utama di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ambruk setelah diguyur hujan deras kemarin, Selasa (13/03/2018). 

Akibat ambruknya jembatan tersebut membuat aktifitas warga setempat tersendat, baik kegiatan Ekonomi dan juga kegiatan Pendidikan.

Kegiatan Masyarakat yang biasa melalui jalur tersebut harus ditempuh dengan jarak sekitar 5 kilo meter untuk sampai ke jalan Nasional atau pusat keramaian di Kecamatan Pragaan, Masyarakat diharuskan melalui jalan yang lain karena jembatan tersebut lumpuh total.

Menurut Hafidi Warga setempat menjelaskan, Ambruknya jembatan tersebut diperkirakan terjadi pada Selasa, 13 Maret 2018 sekira pukul 18.30 Wib.

"Paginya hujan deras, usai hujan reda jembatan kemudian Ambruk, Kemungkinan ambruknya jembatan tersebut memang akibat hujan yang deras itu, katanya, Rabu (14/3/2018).

Hafidi menambahkan, pada kejadian ambruknya jembatan tersebut tidak ada korban jiwa, kebatulan saat itu tidak ada warga yang melewati jembatan tersebut.

"Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun akses jalan menuju jalan utama Kecamatan Pragaan diperkirakan lumpuh total.

Sementara Kepala Desa Pakamban Daya, Moh. Khalid mengaku sudah memberitahu pihak pemerintah daerah tentang ambruknya jembatan yang ada di wilayah pemerintahannya, dengan melalui Camat setempat. 

Sebenarnya jembatan tersebut dibangun menggunakan APBD tahun anggaran 1995/1996. Sampai saat ini, jembatan tersebut sudah berusia 23 tahun, tambah kholid saat dikonfirmasi media ini.

"Dalam waktu dekat insya allah akan dilakukan perbaikan, karena jalan tersebut merupakan jalan yang digunakan warga untuk melakukan kegiatan ekonomi dan pendidikan," terangnya.

Kholid menambahkan, dihimbau kepada masyarakat yang hendak melalui jalan tersebut untuk putar arah menuju jalan Desa Jaddung atau Desa Sentol Laok agar bisa mengakses menuju jalan kecamatan, pungkasnya. (Nafi/Diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Sumenep menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat perhatian serius dari...

Komentar