- Komisi II DPRD Sumenep Tanda Tangani Surat Pernyataan tentang penolakan terhadap Impor Garam"> - Komisi II DPRD Sumenep Tanda Tangani Surat Pernyataan tentang penolakan terhadap Impor Garam"> - Komisi II DPRD Sumenep Tanda Tangani Surat Pernyataan tentang penolakan terhadap Impor Garam"> - Komisi II DPRD Sumenep Tanda Tangani Surat Pernyataan tentang penolakan terhadap Impor Garam">

Komisi II DPRD Sumenep Tanda Tangani Surat Pernyataan Menolak Impor Garam Ke Sumenep

Foto : Bambang Prayogi Ketika Menumui Peserta Aksi
913
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Komisi II DPRD Sumenep Tanda Tangani Surat Pernyataan tentang penolakan terhadap Impor Garam yang terjadi di Kabupaten Sumenep.

Sebelum itu Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan diri Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (GEMPAR) datangi Gedung DPRD Sumenep dalam rangka meminta kometmen Komisi II DPRD Sumenep untuk menolak segala bentuk Impor Garam yang masuk Ke Sumenep.

Salah satu isi Surat Pernyataan tersebut iyalah meminta Komisi II  DPRD Sumenep untuk berkometmen menolak Import Garam yang terjadi di Kabupaten Sumenep.

Kedua Meminta Komisi II DPRD Sumenep berkometmen Melakukan Pemanggilan terhadap PT Garendro. Selalanjutnya Isi Pernyataan Tersebut Meminta Komisi II DPRD Sumenep berkometmen dalam membersihkan Mafia Garam di Sumenep.

Bambang Prayogi Selaku anggota Komisi II DPRD Sumenep saat menemui peserta Aksi menyatakan pihaknya siap mengawal semua bentuk permintaan mahasiswa, sehingga petani garam di Sumenep bisa menikmati manisnya hasil jerih payahnya.

"Kami disini atas nama wakil rakyat selalu ada didepan untuk mengawal segala kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, misalnya seperti kegiatan Impor Garam yang masuk Ke Sumenep, jika benar terjadinya seperti itu mari kita kawal bersama, tuturnya.

Bambang menambahkan, penolakan terhadap kegiatan Impor Garam bukan hanya terjadi di Sumenep Saja melainkan terjadi di seluruh Madura, pasalnya adanya kegiatan Impor Garam tersebut di sinyalir dapat merusak harga Garam Lokal.

"Tentunya kami yang ada disini selalu siap melindungi Petani Garam yang ada di Sumenep.

Bukti kesiapan tersebut ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan Penolakan Impor Garam yang disodorkan oleh Mahasiswa. (Nafi/Diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Pemkot Batu lepas tangan soal hukum. Kasus dugaan praktik jual beli los dan kios di Pasar Induk Among Tani kini...

MEMOonline.co.id. Jember- Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat dusun, Pemerintah Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pengembangan komoditas lokal dinilai tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga perlu didukung...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perpustakaan Ramah Anak yang selama ini dinantikan siswa SDN Bulla’an I, Desa Bulla’an, Kecamatan Batuputih, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Lumajang dinilai tidak hanya...

Komentar