Damkar Sampang Belum Punya Nomor Darurat Kebakaran

Foto : Mobil Damkar Kabupaten Sampang
1301
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang tidak mempunyai nomor darurat kebakaran (hotline khusus). Padahal Damkar merupakan salah satu unit gawat darurat yang harus dihubungi apabila terjadi insiden kebakaran.

Sehingga, apabila terjadi kebakaran masyarakat kebingungan mau menghubungi kemana.

Seperti contoh kebakaran mobil operasional PWI Sampang kemarin,. Masyarakat kebingungan menghubungi siapa, saat menghubungi salah satu petugas kebakaran tidak di respon.

Maftuh Fathurrahman, Kasi Operasional pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Sampang, saat dikonfirmasi mengakui jika saat ini nomor telepon piket pemadam kebakaran sedang mengalami trouble atau bermasalah.

"Dulunya memang ada nomor posko darurat, tapi sekarang kartunya sudah rusak," terangnya.

Menurutnya, sampai saat ini posko maupun kantor Damkar masih menjadi satu dengan kantor Satpol PP Kabupaten Sampang.

"Kalau terjadi kebakaran, silahkan bisa menghubungi nomor saya, yakni 0818-422-767," ucapnya.

Disinggung penyebab rusaknya nomor darurat posko Damkar, Maftuh menjawab tidak tahu.

"Secepatnya pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Telkom," pungkas Maftuh.

Penulis: Fathur

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh perusahaan rokok (PR) lokal memaksimalkan penyerapan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan media digital, perundungan, hingga...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Persetujuan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mbrasak Klakah...

Komentar