Ketiban Hibah Pabrik Es Balok Pemprov Jatim, Ponpes Labusadak Raas Disanjung Warga

Foto: Pabrik es Balok Bantuan Pemprov Jatim
425
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Pondok Pesantren (Ponpes) DDI Labusadak yang berada di kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan hibah berupa pabrik es balok senilai Rp 1,5 Miliar, keberadaan pabrik tersebut sudah berproduksi dan hasilnya sangat membantu warga sekitar pesantren.

Diketahui, dana itu bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tahun 2020 lalu, sebagai stimulus pembagunan di Jatim, sebagian dana tersebut mengalir untuk lembaga-lembaga pendidikan Islam di Madura, tak terkecuali di Kabupaten Sumenep.

"Betul pak, kami dapat bantuan hibah dari Gubernur Jawa Timur berupa pabrik es balok. Alhamdulillah pabrik kami sudah selesai dan sudah berproduksi juga," tutur K. Syamsul Bahri, pengasuh Ponpes DDI Labusadak kepulauan Raas. Kamis (15/4/2021).

Kepada media ini, K. Syamsul mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan itu. Sebab, ponpes yang dirinya asuh akan sangat merasakan manfaatnya, termasuk asas manfaat juga dirasakan masyarakat sekitar.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada ibu Gubernur Jatim, khususnya kepada Bu Khofifah atas bantuan yang telah diberikan. Ini sangat besar manfaatnya bagi kami," imbuhnya.

Bantuan hibah dari pemerintah, kata K. Syamsul, memang dibutuhkan khususnya dalam pengembangan pondok pesantren, karena perhatian pemerintah lewat bantuan semacam ini diyakini akan mampu meningkatkan kualitas pesantren, khususnya dalam hal pengelolaan usaha yang hasilnya akan kembali untuk pengembangan pesantren itu sendiri.

"Hasil produksi pabrik es balok ini kami jual ke konsumen setempat, dan hasilnya dikembalikan ke pesantren, baik untuk pemberdayaan maupun peningkatan kapasitas pesantren," tandasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap, bantuan seperti yang pihaknya terima tidak berhenti di pesantren asuhannya saja. Pesantren lain di pelosok-pelosok desa di Madura ke depan juga bisa mendapatkan perhatian yang sama.

"Harapannya program ini bisa terus dilanjutkan. Jika perlu, pesantren lain juga mendapatkan giliran (dapat hibah) supaya juga punya kesempatan untuk berkembang dan mandiri, hasilnya kan untuk pengembangan pesantren juga, insya Allah bermanfaat," pungkasnya.

Penulis: Hadi Petir

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di tubuh BUMD Bangkalan kini memasuki tahap penyidikan....

MEMOonline.co.id, Jember - Puluhan pendekar yang tergabung dalam Pagar Nusa (PN) dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berbagi kebahagiaan kepada...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Tambun Selatan - Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi melalui wakil yuridis program PTSL, Dedi Sutardi,...

MEMOonline.co.id, Sampang - Di bulan yang penuh berkah, perguruan pencak silat Sorban Putih berbagi...

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Nasib nahas dialami Do'i Nuri, warga Jalan Diponegoro, Gang 3, No.1A, RT 02, RW 03, Desa...

Komentar