Foto: Suasana pengamanan di salah satu gereja di Lumajang.
Foto: Suasana pengamanan di salah satu gereja di Lumajang.
MEMOonline.co.id, Lumajang - Anggota Polres Lumajang melibatkan personel TNI Kodim 0821, petugas Dishub dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang berikut Ormas, serentak melakukan pengamanan ekstra di sejumlah Gereja di Kabupaten Lumajang Jawa timur.
Sejak Kamis malam, (1/4/2021) hingga Minggu besok (4/4/2021) bak kekuatan besar, sebanyak 29 gereja di Kabupaten Lumajang, mendapatkan penjagaan ketat.
Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si berkata, Polres Lumajang sendri dalam momen keagamaan Umat Nasrani ini menurunkan 186 personil, terlebih anjing pelacak di lingkup gereja kawasan kota.
"Pengamanan ini dilakukan demi kenyamanan dalam pelaksanaan peribadatan. Dimana sudah kami lakukan mapping sebelumnya, ada 29 gereja di Lumajang yang mendapat pengawasan / penjagaan. 4 diantaranya berada di kawasan kota, dan sisanya di pinggiran kota hingga kawasan polsek jajaran ini berkolaborasi dengan Satgas Keamanan Desa ( SKD )," kata Kapolres Lumajang, dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Ipda Andrias Shinta, Jum'at (2/4/2021).
Ditanya bagaimana bagi wilayah Polsek yang tidak terdapat gereja ?, Paursubbag Humas menjawab bukan berarti diam ditempat. Pihaknya menambahkan bagi wilayah polsek yang tidak ada gereja, diminta untuk membackup pengamanan di wilayah polsek lain yang diwilayahnya terdapat gereja.
"Langkah pengamanan tersebut kami lakukan untuk mengantisipasi teror," imbuhhya.
Meski demikian, hingga saat ini wilayah Polres Lumajang tegas Shinta masih terbilang aman terkendali. Serangkaian kegiatan peribadatan berjalan hikmad, tidak ditemukan indikasi hal yang sifatnya mengganggu.
"Namun kita tidak lengah, menganggap enteng. Kita bersama dengan kekuatan personil yang ada tetap bersiaga, saling berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Bahkan, bagi para jemaat yang akan memasuki area gereja, wajib melalui sejumlah rangkaian pemeriksaan diantaranya metal detektor termasuk barang bawaannya. Kemudian khusus di 4 gereja di kawasan kota, kami siagakan anjing K - 9," tegas Ipda Shinta.
Perwira polisi berpangkat balok kuning satu itu meminta, masyarakat khususnya di Kabupaten Lumajang agar tetap tenang. Segera laporkan jika ditemukan hal yang mencurigakan, dan yang terpenting jangan mudah percaya pada informasi yang belum tentu kebenarannya.
"Alhamdulillah Lumajang hingga saat ini aman, kondusif. Dan dalam kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan," pungkas Shinta.
Penulis: Hermanto
Editor: Udiens
Publisher: Dafa