Foto: puluhan tenaga pendamping PKH, Agen e-Warung dan TKSK saat memenuhi panggilan Kejari
Foto: puluhan tenaga pendamping PKH, Agen e-Warung dan TKSK saat memenuhi panggilan Kejari
MEMOonline.co.id, Sumenep - Puluhan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bersama Agen e-Warung yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Setempat, Kamis (01/04/2021).
Pantauan media ini dilapangan, puluhan tenaga pendamping PKH, Agen e-Warung dan TKSK, secara bergantian memasuki salah satu ruangan yang ada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep,
Namun begitu, media belum mengetahui pasti prihal motif yang membuat mereka dipanggil oleh Kejaksaan.
Cuma dari selentingan informasi yang diterima media ini di lapangan, pemanggilan puluhan tenaga pendamping PKH, Agen e-Warung dan TKSK oleh Kejari, terkait dugaan sembrautnya realisasi bantuan BPNT akhir - akhir ini.
Dari data sementara yang diperoleh media ini, setidaknya ada 27 orang TKSK belasan e-Warung serta puluhan korcam PKH memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Sumenep.
Sepintas salah satu TKSK yang namanya tidak ingin dipublikasi mengatakan, jika nanti pihaknya merasa perlu akan membuka semua kejadian yang sebenarnya seperti apa di lapangan.
"Jika kami (TKSK) yang terdesak nanti, maka akan kami buka semuanya seperti apa selama ini di lapangan" ucapnya singkatnya.
Tidak sampai di situ, media ini mencoba menggali inforamasi dari sumber Kejaksaan Negeri Sumenep terkait pemanggilan PKH, TKSK dan Agen e-Warung, namun belum mendapatkan jawaban.
Hingga berita ini dinaikkan, sejumlah TKSK, PKH dan e-Warung masih bertahan di Kejaksaan untuk menunggu panggilan berikutnya.
Penulis: Alvian
Editor: Udiens
Publisher: Dafa