Foto: Orang Gila
Foto: Orang Gila
MEMOonline.co.id, Sumenep - Warga desa/Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diresahkan munculnya orang gila, yang mulai memasuki rumah-rumah penduduk.
Hal itu diakui Farid (39), warga Dusun Panjurangan, Desa/Kecamatan Dungkek, Rabu (7/3/2017).
Menurutnya, orang gila sebenarnya banyak di desanya, memang tergolong banyak, yakni sekitar delapan orang.
"Mereka sering lalu lalang di jalan sekitar kantor kecamatan Dungkek sampai Pelabuhan Dungkek," terangnya.
Bahkan dari delapan orang gila tersebut, salah satunya diketahui masuk ke rumahnya. "Tadi malam sewaktu saya pulang dari kantor Panwascam sekitar jam 2 malam, saya kaget mas, tiba-tiba ada orang masuk ke halaman rumah, saya kira maling, ternyata setelah saya check orang gila. Kalau setiap malam kayak gini mas, maka jelas akan mengganggu warga disini," sambungnya.
Sementara Syaifurrahman (28), salah satu warga lain di Kecamatan Dungkek menjelaskan, bahwa selasa malam (06/03/2018) sewaktu selesai rapat, tiba-tiba ada orang gila masuk dan sedikit membuat suasana gaduh.
"Waktu selesai rapat kejadiannya mas, kami berkumpul dan langsung masuk, disuruh pergi tetap tidak mau. Justru menatap kami dengan tatapan tajam, otomatis membuat kami sedikit merasa ketakutan mas," kata dia.
Terpisah, Kepala desa Dungkek Jumahri belum dapat memberikan konfirmasi karena ada acara diluar, saat dihubungi via telpon belum ada jawaban.
Sedangkan menurut Heru Santoso selaku camat Dungkek saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa pihaknya belum tahu secara detail berapa jumlah orang gila yang berkeliaran disekitar kecamatan Dungkek yang dikabarkan meresahkan.
"Kami belum tahu pasti berapa jumlah orang gila itu mas," tuturnya.
Namun begitu, pihaknya mengaku siap meminta laporan dari kepala desa se-Kecamatan Dungkek, dan akan segera melaporkan kondisi tersebut ke Dinas sosial kabupaten Sumenep.
"Sebenarnya kami telah berulang kali menyampaikan di acara rapat dengan aparat desa se-Kecamatan Dungkek, tetapi belum ada kepastian, oleh karena itu peristiwa ini akan segera kami tindak lanjuti, paling lambat Senin (12/03/2018)," tegas Heru.
Informasi yang dihimpun media ini, terlihat dibeberapa titik ada orang gila yang berkeliaran, diantaranya di jalan raya Dungkek sekitar UPT Puskesmas Dungkek, Jalan Raya pelabuhan Dungkek, dan jalan menuju wisata bukit kalompek hingga jalan menuju pantai Lombang. (Aji/diens)