Foto : dr Nunuk Kristiani, Direktur RSUD Bangkalan
Foto : dr Nunuk Kristiani, Direktur RSUD Bangkalan
MEMOonline.co.id, Bangkalan - Vaksin Covid-19 akan segera terdistribusikan ke seluruh Indonesia termasuk Bangkalan. RSUD Syamrabu Bangkalan membutuhkan 500 vaksin Covid-19 untuk tenaga kesehatan.
Direktur RSUD Syamrabu, dr Nunuk Kristiani mengatakan, tenaga kesehatan perlu mendapatkan vaksin lebih awal. Sebab tenaga medis memiliki peluang tertular lebih tinggi daripada pihak lain.
"Yang akan diutamakan tentu nanti nakes, kalau di RSUD Syamrabu perkiraan membutuhkan 500 vaksin untuk nakes kami, itu belum jumlah di dinkes," jelasnya, Minggu (10/01/2021).
Saat ini pihaknya juga telah melakukan pendataan dan menyiapkan panitia untuk penanganan vaksin tersebut. Meski begitu pihaknya belum mengetahui vaksin tersebut kapan akan didistribusikan ke Bangkalan.
"Teknisnya masih akan dirapatkan dengan dinkes dan pemkab. Jadi kami juga masih menunggu untuk petunjuk lanjutannya," tuturnya.
Ia mengatakan, masyarakat nantinya tak perlu resah dengan adanya vaksin. Dan ia berharap, adanya vaksin akan menekan angka pasien Covid-19 yang saat ini masih terus bertambah.
"Semua vaksin dan obat memiliki efek samping. Dan itu sudah disiapkan ada tim khusus. Tentu melalui pertimbangan matang dan kami percaya pemerintah memberikan yang terbaik untuk masyarakat," tambahnya.
Dikatakan, nantinya tak semua orang dapat disuntik vaksin. Ada kriteria tertentu termasuk dari faktor usia dan juga penyakit bawaan yang diderita pasien.
"Vaksin hanya untuk orang sehat, usia diatas 61 tidak boleh vaksin, ibu hamil dan pengidap autoimun juga tidak boleh serta ada kriteria lainnya," imbuhnya.
Diketahui, tanggal 17 januari mendatang, Bangkalan akan menerima vaksin sebanyak 10 buah. Namun, vaksin tersebut merupakan penerimaan simbolis yang akan diberikan pada kepala daerah dan Forkopimda.(Julian/red)