Pasca 'Garong' Tujuh Ekor Sapi di Tekung, Aksi Komplotan Maling di Lumajang Kini 'Serbu' Kedungjajang

Foto: Ilustrasi google
2115
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Kembali, aksi pencurian hewan ternak jenis sapi, menghebohkan warga Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Pasca beberapa hari sebelumnya, pelaku kejahatan menggarong tujuh ekor sapi milik warga Desa / Kecamatan Tekung, kali ini kejadian serupa kembali terjadi. Empat ekor sapi milik warga Desa / Kecamatan Kedungjajang, disapu kawanan maling pada Rabu, (26/8/2020).

Ke empat ekor sapi tersebut, berdasar dari informasi dihimpun media ini, terbagi dua diantaranya milik Nasari, sedangkan satu ekor milik Tusin, dan yang satu ekor lagi milik Sampurno.

Tinggal sedesa, tepatnya di Dusun Darungan Kidul Desa Kedungjajang Kecamatan Kedungjajang, warga tersebut sempat dibuat kaget. Tat kala pagi hari, saat hendak beraktivitas, mereka mengetahui jika kandangnya sudah dalam kondisi kosong.

Terpantau pelaku masih menggunakan modus lama. Yakni masuk ke dalam kandang dengan membobol dinding yang sebagian besar terbuat dari anyaman bambu. Lalu keluar, kembali lewat jalan yang sama, lalu pergi membawa sapi hasil curiannya.

"Tengah malam itu masih saya beri makan. Terus saya sekitar jam setengah tiga pagi, mau saya beri rumput lagi, ternyata dua sapi saya sudah tidak ada. Kandang sudah kosong," tutur Nasari, dengan raut bingung.

Dibantu warga dan petugas, ia bersama korban yang lain menyebar, berusaha mengejar dengan mengakuti jejak kaki kemana sapi tersebut dibawa pergi oleh pelaku.

Beruntung, satu ekor sapi milik Nasari berhasil ditemukan. Tepatnya di areal persawahan sebelah barat perumahan Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono. Namun, tiga ekor sapi yang lain hingga sore hari pasca kejadian, masih belum ditemukan.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir yang dialami korban, secara keseluruhan ( dalam kejadian di Kedungjajang ) ditaksir mencapai diatas Rp. 50 juta.

Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang Bripka Firman saat dihubingi via whatsapp, sembari membenarkan adanya kejadian itu. Kata dia, Kapolsek Kedungjajang dan Babinkamtibmas setempat tengah berada di tempat kejadian perkara.

Sementara Kapolsek Kedungjajang Iptu Nurkamim ketika dihubungi melalui sambungan cellular, hanya terdengar nada sambung. (Her/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa kembali menggema di Kabupaten Sumenep. Sebanyak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,...

Komentar