Antara Tercemar Dan Mangandung Sumber Minyak, Sungai Di Desa Sumber Kalong Menghebohkan Warga

Foto: Warga menguraa air dilokasi yang diduga mengandung minyak.
2832
ad

MEMOonline.co.id, Jember - Warga Desa Sumber Kalong, Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember mengaku kaget saat  mengabil pasir yang berada dipinggiran sungai berbau menyengat. Bahkan, kondisi itu sudah berjalan kurang lebih selama empat bulan.

Karena penasaran, warga setempat mengambil air sungai tersebut untuk memastikan keadaan. Diluar dugaan, air sungai itu ternyata mengandung minyak.

"Untuk memastikannya, saya mengambil dua liter air, ternyata air dari pasir tersebut bagian atasnya tercemar minyak," ucap Pur warga bantaran sungai Sumber Kalong. Minggu (26/7/20).

Selanjutnya, ia menguras bagian atas air sungai tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Usai menguras, Edi mengambir air dalam botol, kemudian didiamkan selama 3 hari, namun hasilnya tetap bau.

Terbukti saat air dalam botol itu dibuang, botol yang digunakan sebagai wadah untuk menampung air dari sungai itu juga ikutan bau.

"Botol yang dibuang ke tempat sampah itu baunya mirip seperti minyak tanah," tuturnya.

Akibat kondisi biru, selama beberapa bulan terakhir, Por dan keluarganya tidak dapat mengambil pasir yang lokasinya dipinggir sungai tersebut. Sebab takut terkena infeksi.

Selain itu, pihaknya tidak mengetahui bkenapa tiba-tiba air sungai tempatnya biasa mengambil pasir bercampur minyak. 

"Kami berharap kepada pemerintah disini untuk mengkroscek, apa sungainya sudah tercemar, atau memang memiliki sumber minyak," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Sumber Kalong Ahmad Sahri, mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut dari warganya.

"Namun saya belum bisa memastikan, galian yang di ambil pasirnya mengandung gas minyak tanah atau tidak," katanya, 

Untuk membuktikan hal itu, Ahmad Sahri menambahkan, pihaknya akan melaporkan temuan warga ke pemerintah daerah setempat.

"Asli minyak tanah atau bukan perlu di cek melalui laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan kebenarannya, mudah-mudahan bukan karena pencemaran lingkungan yang berbahaya," pungkasnya. (Inu/Zai/Red).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar