Dibiarkan Mangkrak Selama 15 Tahun, Pelabuhan PELRA Kini Berubah Fungsi Jadi Tempat Rekreasi

Foto: Pelabuhan PELRA yang kini berubah fungsi
1487
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Lantaran Kelanjutan pembangunan pelabuhan rakyat (PELRA) di Kecamatan Kalianget, Jawa Timur kian suram. Sejak 2005 awal dimulai pembangunan hingga saat ini belum ada kejelasan dan dibiarkan tidak terawat, maka tempat tersebut dijadikan tempat wisata pemandian oleh warga.

Selain itu tempat tersebut kini dimanfaatkan para wisatawan sebagai tempat alternatif liburan sekaligus relaksasi.

Pemandangan yang sejuk dan mudah dijangkau menjadi salah satu alasan bagi wisatawan untuk berkunjung. Selain itu, tempat tersebut sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat bermain sambil berendam air laut bagi anak-anak dan dewas. Selain air lautnya tenang, bersih dan hangat, juga permukaan pantai dangkal.

"Setiap hari tidak kurang dari 100 pengunjung. Apalagi saat hari libur seperti Sabtu dan Minggu, pengunjung bisa capai 500 san," kata Syarkawi, salah satu tokoh masyarakat sekitar pelabuhan, Sabtu (20/6/2020).

Namun sayangnya kata Syarkawi, potensi tersebut tidak disambut dengan baik oleh Pemerintah Daerah. Meski banyak pengunjung tidak bisa memberikan kontribusi setiap tahun. "Kalau masyarakat sudah lama menginginkan tempat itu jadi destinasi wisata, sebagai bagian wisata kota tua di Kalianget," ungkapnya.

Bahkan kata dia jika pemerintah daerah tidak mau mengelola, masyarakat ada yang siap membangunnya. Saat ini sudah ada masterplan sudah disiapkan mulai jangka pendek, menengah hingga pembangunan wisata jangka panjang.

Dia mencontohkan, rencana pembangunan jangka pendek warga berencana membangun sport selfie, menyediakan sarana pemandian bagi wisatawan, perbaikan infrastruktur, juga direncanakan ada tempat mancing serta akan disediakan perahu kecil bagi wisatawan yang akan melihat pemandangan pohon mangrove.

Apalagi kata dia, akses masuk kabarnya sudah ada pelepasan oleh pihak PT Garam sebelum mega proyek tersebut dimulai. "Jadi, tinggal izinnya, semuanya sudah ready. Tinggal pemerintah daerah memfasilitasi yang tidak bisa dijangkau oleh masyarakat disini," ungkapnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar