Foto : Seorang warga melintas didepan gedung DPRD Bangkalan
Foto : Seorang warga melintas didepan gedung DPRD Bangkalan
MEMOonline.co.id, Bangkalan - Mewabahnya pandemi Covid-19 turut berdampat terhadap pembangunan lanjutan gedung baru DPRD Bangkalan. Pasalnya, dana yang rencananya akan digunakan untuk proyek lanjutan harus dialihkan untuk mengatasi Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Sekda Bangkalan, Taufan Zairinsjah mengatakan pembangunan lanjutan yang semula dianggarkan Rp 27 Miliar harus dipangkas sebanyak Rp 22 Miliar. Sehingga, dana tersisa Rp 5 Miliar.
"Kita refocusing sebanyak Rp 22 Miliar dan tersisa Rp 5 Miliar, itu nanti untuk pembangunan paving dan pagar," ucapnya, Minggu (14/6/2020).
Ia mengatakan, dengan dipangkasnya anggaran tersebut dipastikan gedung megah itu tak bisa ditempati tahun ini. Ia memperkirakan, gedung baru bisa digunakan ahir 2021.
"Kalau bisa diusulkan tahun depan akan kita ajukan. Kalau lancar diperkirakan 2021 akhir baru bisa ditempati," ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad merespon baik. Sebab ia juga mengetahui pemangkasan tersebut digunakan untuk dana darurat Covid-19.
"Kami legowo, karena keselamatan seluruh masyarakat menjadi hal utama saat ini. Semoga pandemi segera berakhir, semuanya sehat dan bisa beraktivitas kembali," pungkasnya. (Julian)