Anggaran Dipangkas, Gedung Baru DPRD Bangkalan Dipastikan Tak Bisa Ditempati Tahun ini

Foto : Seorang warga melintas didepan gedung DPRD Bangkalan
696
ad

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Mewabahnya pandemi Covid-19 turut berdampat terhadap pembangunan lanjutan gedung baru DPRD Bangkalan. Pasalnya, dana yang rencananya akan digunakan untuk proyek lanjutan harus dialihkan untuk mengatasi Covid-19. 

Hal itu disampaikan oleh Sekda Bangkalan, Taufan  Zairinsjah mengatakan pembangunan lanjutan yang semula dianggarkan Rp 27 Miliar harus dipangkas sebanyak Rp 22 Miliar. Sehingga, dana tersisa Rp 5 Miliar. 

"Kita refocusing sebanyak Rp 22 Miliar dan tersisa Rp 5 Miliar, itu nanti untuk pembangunan paving dan pagar," ucapnya, Minggu (14/6/2020).

Ia mengatakan, dengan dipangkasnya anggaran tersebut dipastikan gedung megah itu tak bisa ditempati tahun ini. Ia memperkirakan, gedung baru bisa digunakan ahir 2021. 

"Kalau bisa diusulkan tahun depan akan kita ajukan. Kalau lancar diperkirakan 2021 akhir baru bisa ditempati," ucapnya. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad merespon baik. Sebab ia juga mengetahui pemangkasan tersebut digunakan untuk dana darurat Covid-19. 

"Kami legowo, karena keselamatan seluruh masyarakat menjadi hal utama saat ini. Semoga pandemi segera berakhir, semuanya sehat dan bisa beraktivitas kembali," pungkasnya. (Julian)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar