Foto: Lokasi pabrik milik 'IS' (nampak ada kepulan asap) diatas atap
Foto: Lokasi pabrik milik 'IS' (nampak ada kepulan asap) diatas atap
MEMOonline.co.id, Lumajang - Pabrik kue bidara merk Garuda, milik 'IS' nama inisial warga Desa Tukum Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang Jawa Timur, diduga kembali beroperasi dikala proses hukum masih berjalan, pasca ditutup oleh Dirkrimum Polda Jatim pada awal Januari 2020 kemarin.
Pabrik yang berlokasi ditempat tinggal sang pemilik itu, sebelumnya ditutup pasca ditemukannya telur gagal tetas (busuk) yang diduga dipakai sebagai bahan campuran untuk membuat kue.
Terus dikembangkan oleh petugas, saat itu Kadirkrimum Polda Jatim Kombespol A Pitra Ratu Langi mengutarakan, jika pemilik usaha ditetapkan sebagai tersangka.
"Saat ini tersangkanya satu, 'IS'. Dan ini tidak menutup kemungkinan akan menambah lagi tersangka lain," ucap Ratu Langi.
Hingga saat ini, ada kabar jika pabrik yang sejatinya berada dalam kewenangan penyidik itu, kembali beroperasi.
Akhirnya, sejumlah awak media mendatangi lokasi dan mendapati sejumlah temuan.
Diantaranya, police line yang sebelumnya dijadikan segel pintu gerbang pabrik. Saat ini sudah tak lagi ada, dan pintu sedikit terbuka.
Juga ada kepulan asap, seperti sedang ada mesin yang beroperasi didalam pabrik.
Salah seorang warga sekitar pabrik, saat dikonfirmasi media ini berkata, kegiatan yang sedemikian itu, telah berlangsung sejak sepekan terakhir.
"Iya ada orang kerja, sudah dapat seminggu membuat kue," terang warga, namun berpesan agar namanya tidak dionlinekan.
Berbeda dengan penegasan oleh Kapolsek Tekung Iptu Gatot Budi Hartono, ia membantah jika pabrik itu kembali beroprasi.
''Tidak, pabrik kue itu ta? tidak saat ini tutup," tegasnya. (Hermanto)