Waduh ! Stok Masker dan Hand Sanitizer di Dua Apotek di Sumenep Habis

Foto: Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi saat melakukan sidak ke Apotek
1098
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Stok masker di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, saat ini sudah habis. Hal itu ditemui setelah rombongan dari Kepolisian Resort (Polres) Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek.

Inspeksi tersebut dilakukan setelah maraknya aksi borong masker disejumlah daerah dilakukan. Mengingat hal itu, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi memandang perlu melakukan pengecekan langsung.

"Sidak ini kami lakukan untuk mengantisipasi adanya isu kelangkaan masker atau alat untuk mencegah Virus Corona," katanya, Kamis 5 Maret 2020.

Adapun dua apotek yang dilakukan pengecekan oleh Kapolres Sumenep itu yakni Apotek Eka Dharma dan Apotek Kimia Farma. Dari dua apotek itu, Kapolres tidak menemui adanya masker dan Hand Sanitizer untuk mencegah Virus Corona.

Berdasarkan pengakuan pemilik Apotek, sejak bulan Desember 2019 sudah tidak lagi dilakukan distribusi oleh distributornya di Surabaya. Dan kemudian pada Februari 2020 lalu ada penawaran dari disttributor di Surabaya tapi harganya mahal. Sehingga pemilik apotek tidak melakukan pembelian.

"Jadi masalah kelangkaan ini, kita tidak berhenti disitu saja, nanti satuan dari reserse kriminal akan melakukan pengecekan atau pendalaman terhadap kelangkaan masker tersebut," jelasnya.

Dia menghimbau, masyarakat tidak perlu resah karena kelangkaan masker itu murni karena tidak adanya distribusi dari pihak distributor.

"Polres akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep guna mencari solusi terhadap kelangkaan masker dan hand sanitizer tersebut," jelasnya.

Sementara itu, pemilik Apotek di Sumenep Heriyono membenarkan jika stok untuk masker saat ini langka. Termasuk tidak adanya distribusi dari distributor. "Kami sudah sejak akhir Desember sudah tidak menerima distribusi masker," jelasnya.

Sementara soal harga, lanjut dia saat ini memang harga masker bisa dibilang mahal. "Harga masker semula 35 ribu per pack, tapi belakangan sudah naik menjadi 135 ribu per pack," terangnya.

Selain harga yang mahal, lanjut dia, setiap apotek juga dibatasi pembelian. "Paling banyak setiap pembelian itu dua box saja," tandasnya.(Reni/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan baterai...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

Komentar