4 Preman DPO Penganiayaan di Jember Ditangkap Polisi

Foto: DPO Penganiayaan di jember saat diamankan polisi
7059
ad

MEMOonline.co.id, Jember - Empat preman pelaku penganiayaan terhadap Madi, warga warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur akhirnya ditangkap, Selasa (11/02) pagi. Empat pelaku itu ditangkap dipersembunyiannya di Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Jember.

Mereka yang ditangkap, yakni berinisial RDS (21) warga Desa Mojosari, MAM (20) warga Desa Mojomulyo, AH (21) warga Desa Mojomulyo, serta IW (20) warga Desa Mojomulyo Kecamatan Puger. Sebelumnya, Polisi juga menangkap pelaku utama, yakni Aziz.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Y Jumbo Qontas mengatakan, pertama, Tim Dobrak Satreskrim Polres Jember menangkap R. Dari penelusuran yang dilakukan, akhirnya Polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya. Mereka ditangkap ditempat terpisah.

"Benar empat pelaku DPO yang merupakan teman dari pelaku utama yang sudah tertangkap, saat ini sudah berhasil diamankan, tertangkap tadi pagi dinihari di Desa Bagorejo Gumukmas, yang pertama tertangkap adalah RV," katanya saat dikonfirmasi media, Selasa (11/02).

Sementara itu, Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan, belajar dari peristiwa itu, pihaknya akan memberantas prenisme di wilayah hukum Polres Jember. Harapannya, tidak ada lagi nyawa melayang karena aksi premanisme itu.

Sebelumnya, lima orang melakukan pemalakan terhadap dua anak kembar, Yoga dan Yogi di Lapangan Puger. Aksi mereka ditegur oleh Madi. Sehingga terjadi cekcok mulut diantara mereka.

Berawal dari percekcokan itu, Aziz meminta temannya berinisial I untuk mengambilkan celurit. Tiba-tiba saja, celurit itu ditebaskan pada Madi hingga mengenai tangannya, urat nadinya pun putus. Penganiayaan itu tepat di depan istri Madi.

Sempat dibawa ke Klinik Graha Puger Sehat, nyawa Madi tidak tertolong. Dia meninggalkan seorang istri dan satu anaknya yang masih kecil. Saat ini, sang istri diketahui sedang hamil.

Kapolres Jember pun berjanji akan memberikan bantuan dan perhatian untuk keluarga korban dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial Kebupaten Jember Jember, selain itu Polres Jember akan berkoordinasi dengan Dinsos perihal keluarga Madi.

"Tentu kami akan memperhatikan keluarganya, terutama anak korban dan istri korban yang saat ini sedang mengandung, dan nanti kami akan koordinasi dengan Dinsos untuk bersama-sama memikirkan kelanjutan anak korban," ucapnya. (Inul)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turun langsung ke Desa Selodakon,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh perusahaan rokok (PR) lokal memaksimalkan penyerapan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan media digital, perundungan, hingga...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Persetujuan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk...

Komentar