Pasca Penyerangan Menkopolhukam di Pandeglang Banten, Ratusan Warga Lumajang Gelar Aksi 'Turun Jalan'

Foto: suasana saat orasi berlangsung
1265
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Ratusan masyarakat Lumajang turun ke jalan, menolak paham radikalisme berkembang di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Lumajang, Minggu (12/10/2019).

Aksi yang digelar di alun - alun kota Lumajang itu, merupaka buntut atas terjadinya upaya penyerangan terhadap DR. H Wiranto SH, SIP, MM Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) beberapa hari yang lalu, di Alun-alun Menes Kabupaten Pandeglang, Banten.

Warga berorasi, mengutuk keras pelaku penyerangan terhadap Menkopolhukam, para pengunjuk rasa juga menyatakan, wilayah Lumajang harus bersih dari teroris dan radikalisme yang berpaham JAD (Jamaah Ansharut Daulah) dan faham-faham lainnya.

 Dienof Fery Santoso (49) koordinator lapangan sekaligus juru bicara aksi menyatakan, dirinya bersama seluruh masyarakat Lumajang berjanji akan memegang teguh Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Tak bisa dipungkiri, aksi radikalisme yang mengarah penyerangan terhadap Menkopolhukam beberapa hari yang lalu adalah tindakan radikalisme oleh seorang pengecut. Kita sudah memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa, tak perlu lagi adanya tindakan radikalisme semacam itu di NKRI. Kami sebagai warga Lumajang menolak keras tumbuhnya radikalisme di Indonesia,” kata dia.

Kerawanan penyebaran paham radikal semakin tinggi, bila dihadapkan dengan fakta bahwa saat ini banyak website yang berisikan konten-konten radikal. 

Tercatat tejak tahun 2010 hingga 2017 terhitung sudah 814.594 situs yang berisikan konten radikal diblokir oleh Kemenkominfo sampai saat ini. 

Disisi lain penetrasi pengguna internet di Indonesia 132,7 juta dari total populasi 256,2 juta jiwa. Namun, dengan tingkat literasi atau kemampuan mengolah dan memahami informasi yang sangat rendah. Sehingga dalam hal ini, Indonesia merupakan negara dengan tingkat literasi yang rendah diantara negara-negara lainnya, yaitu menduduki peringkat ke-60. (Hermanto).

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Sumenep menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat perhatian serius dari...

Komentar