Foto: Babinsa Lebeng Bantu Petani Menyiangi Gulma
Foto: Babinsa Lebeng Bantu Petani Menyiangi Gulma
MEMOonline.co.id, Sumenep - Kesuburan pertumbuhan padi tidak hanya dengan di berikan pupuk serta di semprot saja tetapi rumput di sekeliling tanaman padi juga harus selalu di bersihkan sehinga kesediaan asumsi makanan untuk tanaman padi tidak di makan oleh rumput pengganggu (Gulma).
"Gulma dapat menurunkan hasil panen karena adanya persaingan antara gulma itu sendiri dengan padi, dalam pengambilan unsur hara, air dan cahaya," kata Koptu Alek, Selasa, (16/1/2018).
Bapak Abdurokim mengatakan pelaksanaan pengendalian gulma padi sawah pada umumnya sudah seringkali dilakukan oleh para petani, baik dengan penggunaan tenaga manusia (penyiangan tangan).
"Tidak hanya itu, penyianga juga dilakukan dengan peralatan khusus (landak/gasrok) ataupun cara kimiawi dengan penggunaan herbisida. "terangnya".
Disela-sela kegiatan membantu Pak Abdurokim, Koptu Alek anggota Kodim 0827, Koramil 11/Pasongsongan juga menyampaikan bahwa tindakan paling dini dalam upaya menghindari kerugian akibat invasi gulma adalah pencegahan (preventif), pencegahan dimaksud untuk mengurangi pertumbuhan gulma.
"Pencegahan tersebut merupakan langkah yang paling tepat untuk menjamin tumbuh kembangnya tanaman padi sehingga kerugian yang di timbulkan dari gangguan gulma bisa di hindari, sehingga dapat segera mensukseskan program swasembada pangan," tutupnya.
Dengan terlibatnya Babinsa di lapangan kepada kaum petani padi, terutama saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih dan dengan apa adanya saya sampaikan saya merasa terbantu sekali denga terlibatnya babinsa.
"Semoga program swasembada pangan dapat berjalan dengan lancar dan berhasil Pak, khususnya di Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Madua-jawa Timur.," tutup Pak Abdurokim. (*)