Mengamuk di Tengah Kota, Sejumlah Rumah dan Pohon di Sumenep Tumbang Diterjang Puting Beliung

Foto: Ruko dan pohon di sumenep yang tumbang diterjang puting beliung
2695
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep -  Hujan deras yang disertai angin puting beliung, kembali megamuk di kawasan kota, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (13/3/2019) siang.

Akibatnya, sejumlah pohon di pinggir jalan, dan rumah warga khususnya yang ada di kawasan kota Sumenep, rusak parah akibat terjangan angin dahsyat itu.

Sebagaimana informasi yang diterima media ini di lapangan, bencana angin puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan deras itu, merobohkan sejumlah pohon dan bangunan.

Sedangkan rumah atau ruko yang ambruk akibat angin puting beliung itu, adalah toko baju DNR di jalan Adirasa. Dan puluhan pohon tumbang di pinggir jalan adalah di Jl. Kartini, serta di beberapa jalan protokol lainnya.

Namun begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak terkait yang bisa diminta komfirmasi detail, terkait lokasi mana saja yang disapu angin, dan berapa banyak korban materil, serta ada tidaknya korban jiwa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd. Rahman Readi saat dihubungi media ini mengaku tengah turun ke lokasi bencana bersama Wakil Bupati. (Rawi/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar