Hendak Melarikan Diri, Otak Sindikat Curanmor di Makassar Ditembak

Foto: Otak sindikat curanmor makssar pasca ditembak polisi
898
ad

MEMOonline.co.id, Makassar – Salah seorang sindikat Curanmor, yakni Caddi, terpaksa  ditembak terlebih dahulu, sebelum akhirnya ditangkap polisi, Senin (7/1/2019) dinihari.

Caddi terpaksa ditembak dibagian kakinya, karena berusaha melarikan diri saat mau ditangkap disalah satu rumah di Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep, Makassar.

Akibatnya, sindikat curanmor yang kerap beraksi di Makassar bersama tiga rekannya itu, berhasil diamankan polisi bersama dua rekannya. Sementara satu orang temannya lagi, masih dalam pengejaran polisi karena buron.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Tim Khusus Polda Sulsel menerima laporan yang terigestrasi dengan Nomor LP/ 635/K/V/2018/Restabes Makassar/Sek Panakkukang pada hari Sabtu 19 Desember 2018 terkait dalam tindak pidana pencurian motor.

Tidak hanya itu pihak Polsek Tamalanrea juga berkordinasi ke Timsus Polda Sulsel bahwa warga Tamalanrea juga kehilangan motor pada tanggal 5 Januari 2019.

Dua laporan itu ditindak lanjuti Tim Khusus Polda sulsel yang di pimpin Ipda Artenius MB dan turun melakukan penyelidikan. Dua orang yang dicurigai telah dikantongi identitasnya.

Selanjutnya Timsus melakukan pelacakan dan berhasil mendeteksi keberadaan dua orang pelaku yang tengah berada di Kabupaten Pangkep.

Setibanya di lokasi tepatnya di Minasa Te’ne, dua pelaku berhasil diamankan. Keduanya Yakin alias Aso dan Sardi alias Caddi, dan langsung dibawa ke Posko Timsus Polda Sulsel untuk di periksa pada Senin ( 7/1/2019) malam.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan rekannya yang lain bernama Restu di BTN Antara Makassar. Ketiganya kemudian dibawa untuk diinterogasi.

Hanya saja, Caddi berusaha kabur saat dibawa petugas. Karena tembakan peringatan tidak diindahkan, petugas menembak Caddi di bagian kaki untuk dilumpuhkan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan penangkapan sindikat curanmor tersebut.

“Seorang pelaku ditembak di kakinya karena berusaha kabur. Dia kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk perawatan medis,” pungkasnya. (Ciswandi M/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar