Acara Politikus PPP Terancam Gagal di IAIN Madura, Aktivis : Jika Lanjut, Kami Demo

Foto : IAIN Madura
1372
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Aktivis mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura akan melakukan aksi demonstrasi jika politikus dari partai PPP (Ir. H. Muchammad Romahurmuzyi, MT) memaksakan diri masuk ke lingkungan kampus, Minggu (16/12/2018).

Aktivis mahasiswa itu menuding acara pembinaan dan pemantapan 4 (empat) pilar kebangsaan bagi ASN Kankemanag Wilker Madura (Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep) yang akan diselenggarakan pada hari Minggu, 16 Desember 2018 pukul 08.00 WIB yang bertempat di Auditorium Kampus IAIN Madura, hanyalah kemasan (bungkus) belaka.

"Kami siap rapatkan barisan. Demo satu komando di depan menolak hal tersebut terjadi," kata Adie, mahasiswa prodi AHS itu.

Kegiatan yang menurutnya itu tidak ada sangkut pautnya dengan kampus itu harus disikapi dengan tegas. Sebab menurutnya, jika acara itu dibiarkan, diduga akan dipolitisir ke politik.

"Ini harus disikapi oleh semua pihak. Apapun acaranya pasti akan tetap dipolitisir," tegas Adie.

Sekedar diketahui, acara itu dipematerii oleh Dr. H. Haris Hasanuddin, M.Ag. (Plt. Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur) dan Ir. H. Muchammad Romahurmuzyi, MT (Anggota DPR RI Komisi IX / MPR RI). (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar