Raperda RDTR Perkotaan Pamekasan Belum Diselesaikan, Begini Alasannya

Foto: Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Pamekasan, Andi Suparto.
1598
ad

MEMO online, Pamekasan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur belum menuntaskan eavaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perkotaan Pamekasan dan Peraturan Zonasi Tahun 2015-2035. Padahal, Raperda tersebut telah selesai dibahas di meja DPRD Pamekasan 2015 lalu.

”Sejak 2015 Raperda itu masih dalam proses evaluasi oleh Pemerintah Provinsi. Jadi sampai saat ini belum kami sahkan menjadi Perda,” Kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Pamekasan, Andi Suparto, saat dikonfirmasi media, Rabu, (20/12/2017).

Menurutnya, salah satu kendala belum selesainya evaluasi itu karena ada perubahan tekhnis. Saat ini sedang diperbaiki dan diurus Badan Perencanaan dan Pembanguan Daerah (Bappeda) Pamekasan.

”Katanya itu ada perbaikan di bagaian peta, tapi karena perbaikan peta tersebut harus dilakukan dengan lembaga di Jakarta, makanya jadi lama proses evaluasinya,” ungkapnya. 

Oleh sebab itu raperda tersebut kembali dimasukkan kepada Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2018. ”Jadi kalau evaluasi itu selesai, bisa kami agendakan pengesahannya,” tandasnya. (Hendra/jun).

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar