Peduli Generasi, Kades Hoyya Alokasikan Sebagian DD nya Untuk Gedung PAUD

Foto: Gedung PAUD yang dibangun dari anggaran DD oleh Kades Hoyya
1795
ad

MEMO online, Sumenep – Sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus, khususnya pada anak usia dini, Kades Hoyya rela mengalokasikan sebagian anggaran Dana Desa (DD)nya.

Kepala Desa (Kades) Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, atau yang akrab disapa Kades Hoyya, mengalokasikan sebagian DD nya untuk pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di desanya.

“Untuk anggaran DD tahun 2017, sebagian kami alokasikan  untuk pembangunan gedung PAUD ukuran 7 x 7 meter. Saat ini pekerjaannya sudah dimulai, bahkan sudah hampir selesai,” kata Kades Hoyya, Minggu (17/12/2017).

Menurutnya, pengalokasian sebagian anggaran DD nya untuk pembangunan gedung PAUD, merupakan bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat di desanya. Sebab dengan begitu, masyarakat nantinya dapat merasakan dan ikut menikmati kucuran DD dan ADD dari pemerintah.

Apalagi, keseriusan dalam membangun desa tidak cukup hanya dengan membangun atau membuat jalan yang bagus saja, melainkan perlu juga  membangun karakter generasi masyarakat, lewat lembaga  pendidikan.

“Hal itu penting, karena menyangkut masa depan generasi yang ada di Desa. Sehingga dengan pendidikan yang memadai, dimulai dari anak usia dini, berarti kita sudah memepersiapkan generasi cerdas dan bermoral dimasa yang akan datang," papar Kades Hoyya, yang juga menjabat sebagai ketua AKD  (Asosiasi Kepala Desa) Batang-Batang.

Bahkan dengan adanya kucuran DD, akan sangat membantu bagi desa. Hanya saja,  jika dana itu dipergunakan dengan baik sesuai dengan aturan yang ada.

“Bahkan dengan DD dan ADD Desa bisa membangun infra struktur sekaligus pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Oleh sebab itu, Kades Legung Barat ini juga berharap,dengan tersedianya lembaga pendidikan PAUD, masyarakat akan sadar dan ikut mendorong agar anak anak usia dini mulai dikenalkan dengan pendidikan dan disekolahkan.

"Harapan kami dengan adanya fasilitas ini masyarakat lebih peduli dan semangat dalam mendidik anak-anak mereka menjadi generasi yang cerdas," imbuhnya.

Sementara Dedy Sasmito, PLD (pendamping Lokal Desa) Legung barat juga mengakui bahwa pemerataan pendidikan itu merupakan salah satu jalan untuk membangun desa yang maju dan mandiri.

"Jika para pemuda yang ada di Desa sudah cerdas, dengan sendirinya desa itu akan cepat berkembang dan maju dengan pesat," pungkasnya. (Nikris/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar