Viral dalam Hitungan Jam, Bang Faiq Penjual Kambing Asal Kota Batu Raup Ribuan Followers Lewat Konten Dakwah Sederhana

Foto: Bang Faiq Penjual Kambing Asal Kota Batu
215
ad

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Seorang penjual kambing asal Jalan Abdul Gani Gang II, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, mendadak menjadi perbincangan di media sosial.

Pria bernama Faiq itu viral setelah konten-konten sederhana yang diunggah melalui akun Instagram @bangfaiq_batu dan TikTok Bang Faiq menarik perhatian ribuan warganet.

Dalam hitungan jam sejak akun tersebut dibuat, jumlah pengikutnya melonjak hingga ribuan.

Fenomena itu memicu rasa penasaran banyak pengguna media sosial karena pertumbuhan pengikut terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Konten yang diunggah Faiq terbilang sederhana. Pria kelahiran April 1988 itu hanya membagikan aktivitas sehari-hari bersama kambing-kambing yang dijualnya.

Namun, penampilannya yang mengenakan gamis, berambut gondrong, serta cara penyampaiannya yang santun sambil menyisipkan pesan-pesan dakwah membuat kontennya dinilai unik, autentik, dan edukatif.

Banyak warganet mengaku mengikuti akun Faiq karena menyukai konsep kontennya yang apa adanya dan berbeda dari konten-konten yang umum beredar di media sosial.

Saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/7/2026), Faiq mengaku memang sengaja membuat konten sebagai sarana promosi usaha sekaligus media berdakwah.

"Saya sengaja membuat konten untuk mempromosikan jualan kambing saya, sekaligus sebagai sarana dakwah dengan saling mengingatkan sesama umat Muslim," ujarnya.

Ia mengaku tidak pernah menyangka akun media sosial yang baru dibuat pada Jumat (17/7/2026) itu langsung viral.

"Saya tidak menyangka bakal viral dan ramai sekali. Karena banyak pertanyaan dari netizen, saya jawab kalau memang saya jualan kambing," katanya.

Faiq juga mengungkapkan akun Instagram dan TikTok miliknya telah dibanjiri komentar dari sejumlah artis hingga tokoh agama yang dikenal masyarakat. Meski viral, ia tetap merendah dan menegaskan dirinya bukan seorang ustaz.

"Saya hanya penjual kambing, bukan ustaz. Saya hanya warga biasa yang ingin berdagang sekaligus menyampaikan kebaikan," ungkapnya.

Melalui kontennya, Faiq berharap dapat mengajak umat Islam untuk mensyukuri nikmat hidayah dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita harus bersyukur atas hidayah yang diberikan Allah. Sebagai umat Muslim, kita juga harus bangga dengan agama kita dan menunjukkan akhlak yang baik kepada sesama manusia," pungkasnya.

Penulis     :    Eko Sabdianto

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menegaskan komitmennya memperkuat disiplin aparatur sipil negara...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Suasana rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Sumenep...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Sumenep Tahun...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pernyataan yang disampaikan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat menangani dugaan keracunan makanan dalam Program Makanan Bergizi Gratis...

Komentar