Demi Percepat Pengentasan Kemiskinan, Jember Gandeng Kementerian Kehutanan Siapkan Master Plan IAD 2026–2030

Foto: Bupati Gus Fawait resmikan Master Plan Integrated Area Development (IAD)
39
ad

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten Jember bersama Kementerian Kehutanan resmi menandatangani Master Plan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Jember 2026–2030 di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (10/7/2026).

Dokumen tersebut menjadi landasan pengembangan kawasan berbasis perhutanan sosial melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengatakan, penyusunan Master Plan IAD merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan kemiskinan yang masih banyak ditemui di wilayah sekitar hutan, perkebunan, pedesaan, hingga kawasan pesisir.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga harus mampu membuka akses ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan hutan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, akan memprioritaskan masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap lahan produktif, terutama buruh tani dan warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Melalui program perhutanan sosial, mereka diharapkan memperoleh hak mengelola kawasan hutan secara legal sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Pemkab Jember akan berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan dalam proses pendataan serta verifikasi calon penerima manfaat.

Langkah tersebut dilakukan agar akses perhutanan sosial benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak dan mampu memberikan dampak nyata terhadap upaya pengentasan kemiskinan.

"IAD hadir dengan semangat menjaga hutan sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Ke depan kami akan memperkuat kolaborasi bersama Kementerian Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, mulai dari penetapan penerima manfaat, pendampingan, hingga pengembangan program perhutanan sosial. Tujuan akhirnya adalah mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember," ujar Gus Fawait.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani, menjelaskan bahwa Integrated Area Development (IAD) merupakan strategi pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan kawasan melalui kolaborasi lintas sektor.

Pendekatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian hutan, tetapi juga membangun klaster komoditas unggulan agar memiliki skala ekonomi yang lebih kuat dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Menurut Catur, program perhutanan sosial menjadi instrumen pemerintah untuk memberikan akses legal kepada masyarakat dalam mengelola kawasan hutan sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.

Selain memperkuat aspek ekonomi, program ini juga mendorong penguatan kelembagaan masyarakat serta pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Kehutanan juga meluncurkan Kick Off Blended Finance Model (BFM) sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perhutanan sosial.

Melalui skema tersebut, kelompok pemegang Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial diharapkan lebih mudah memperoleh dukungan pembiayaan untuk mengembangkan usaha produktif.

Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi program tersebut.

Master Plan IAD juga menjadi dasar pengembangan komoditas unggulan daerah melalui pendekatan kawasan dan hilirisasi.

Berbagai potensi seperti kopi, kakao, durian, dan alpukat akan dikembangkan secara terintegrasi agar memiliki nilai tambah lebih tinggi, memperluas akses pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian kawasan hutan.

Penulis     :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Polres Batu ditunjuk Polda Jawa Timur sebagai lokasi uji petik program asistensi Bhabinkamtibmas melalui Omah Rembug,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengambil langkah strategis untuk memperkuat identitas daerah sebagai Kota Keris....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumenep menegaskan persoalan kekeringan, kerusakan infrastruktur, dan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kecelakaan laut terjadi di perairan Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Kamis (9/7/2026) sekitar...

MEMOonline.co.id. Jakarta- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 sebagai...

Komentar