Operasi Tapal Kuda MAKAYASA Melesat, Jember Jadi Basis Distribusi Terkuat di Jawa Timur

Foto: pamflet PR MAKAYASA
19
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Rokok MAKAYASA di bawah naungan PT Mahaputra Nusantara terus memperkuat jaringan pemasaran melalui program bertajuk Operasi Tapal Kuda.

Strategi ini menjadi langkah besar perusahaan dalam memperluas distribusi sekaligus membangun kekuatan pasar di berbagai wilayah Jawa Timur.

Saat ini, pergerakan pemasaran MAKAYASA telah memasuki fase pembentukan Distribution Control Area di sejumlah daerah.

Sistem tersebut dirancang untuk memperkuat koneksi distribusi, menciptakan repeat order, hingga membangun jalur pemasaran aktif di tingkat daerah.

Wilayah Jember tercatat sebagai daerah dengan penetrasi tertinggi, mencapai 80 persen.

Repeat order mulai terbentuk dan jalur distribusi dinilai semakin stabil.

Situbondo dan Lumajang menyusul dengan progres masing-masing 70 persen.

Pergerakan motoris di dua wilayah itu disebut semakin agresif dan konsisten membuka titik distribusi baru.

Sementara Bondowoso berada di angka 40 persen dan mulai memasuki fase pembangunan pondasi distribusi.

Adapun Probolinggo dan Banyuwangi masih berada di kisaran 25 persen dengan fokus pada pembukaan jalur distribusi awal.

Manajemen MAKAYASA mencatat, kecepatan eksekusi di lapangan kini mampu menembus sekitar 200 outlet baru setiap hari.

Kondisi tersebut membuat awareness produk semakin meluas dan akses pasar mulai terbentuk di berbagai wilayah.

Untuk menjaga stabilitas operasional, MAKAYASA membentuk divisi baru bernama MCS (Makayasa Control System).

Divisi ini bertugas mengendalikan sektor keuangan, distribusi, hingga operasional lapangan agar proses ekspansi berjalan lebih terukur.

Selain itu, perusahaan juga membentuk SKSM (Satuan Kendali Senyap Makayasa).

Unit internal tersebut berfungsi memantau ritme distribusi, melakukan validasi wilayah, serta mendeteksi potensi gangguan operasional di lapangan.

Owner MAKAYASA, H. Supriyadi atau yang akrab disapa H. Adi Makayasa, menegaskan bahwa penguatan distribusi menjadi langkah penting untuk membangun pasar jangka panjang.

“MAKAYASA tidak hanya membangun penjualan. Kami sedang membangun jaringan, jalur distribusi hidup, dan kekuatan market berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah wilayah Tapal Kuda mulai terbentuk, ekspansi berikutnya akan diarahkan ke Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

“Semua ini baru permulaan. Kami ingin membawa MAKAYASA berkembang lebih luas dengan semangat Dari Desa Untuk Dunia,” pungkasnya.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Sebanyak 18 siswa TK Al Hidayah Kaliwates, Kabupaten Jember, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu program Makanan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas)...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep mencatat terobosan dalam tata kelola teknologi...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Pintu pagar SMK Kesehatan Nusantara yang berada di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan,...

Komentar