Dinkes Kabupaten Probolinggo Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Foto: Hariawan Dwi Tantomo Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo saat Pimpin Rakorev Pelaksanaan MBG
221
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang pertemuan Dinkes Kabupaten Probolinggo, Senin (12/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program strategis nasional tersebut berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Rakorev ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Wahyu Utami serta Koordinator Wilayah Kabupaten Probolinggo dari Badan Gizi Nasional.

Kegiatan tersebut diikuti oleh petugas gizi dari 33 Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo serta para ahli gizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam forum tersebut, para ahli gizi MBG memaparkan pengalaman dan praktik pelayanan gizi yang telah dilaksanakan di masing-masing SPPG.

Paparan ini menjadi bahan diskusi untuk mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi kendala di lapangan serta merumuskan solusi guna meningkatkan kualitas layanan gizi kepada masyarakat.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Wahyu Utami mengatakan rakorev ini merupakan bagian penting dalam penguatan pelaksanaan Program MBG agar benar-benar memberikan dampak positif bagi sasaran penerima.

Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada ketersediaan makanan bergizi, tetapi juga pada kualitas pelayanan, ketepatan sasaran serta sinergi lintas sektor yang terlibat.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan gizi yang diberikan melalui SPPG benar-benar memenuhi standar gizi, aman dan tepat sasaran. Oleh karena itu, peran petugas gizi di Puskesmas dan SPPG sangat strategis,” jelasnya.

Sri Wahyu juga menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara Dinkes, Badan Gizi Nasional, Puskesmas serta seluruh pelaksana di lapangan.

Dengan sinergi yang kuat, berbagai kendala teknis maupun nonteknis dapat segera diatasi.

“Harapan kami, melalui koordinasi dan evaluasi seperti ini, kualitas pelaksanaan Program MBG akan terus meningkat. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo dalam kegiatan rakorev pelaksanaan program MBG.

Melalui rakorev ini, Dinkes Kabupaten Probolinggo optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya kelompok sasaran yang membutuhkan dukungan gizi.

Penulis     :    Agus

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Sebanyak 761 anak yatim dibawah usia 11 tahun memadati Masjid Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Kamis (25/6/2026)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PG Djatiroto bersama Kebun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebuah badan usaha bernama CV Serayu Agro Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Randuagung, Dusun Curahtekor, Desa...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bergerak cepat menindaklanjuti...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

Komentar