Proyek Revitalisasi SDN Merakan 3, Kabid Sarpras Dindik: SDN Ranuyoso 1 Lebih Parah

Foto : Penampakan keramik di posisi pantai teras
442
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Update terkini proyek revitalisasi Sekolah Dasar Negeri Merakan 3 Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, bak makin seru saja.

Wahyudi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, angkat bicara.

Beberapa poin ia klarifikasi, diantaranya perihal kondisi tembok belang yang sebelumnya menuai tanya publik dibantah, jika penggarapan disebut asal-asalan.

"Pengecatan pertama itu masih penyempurnaan, belum kering. Masih ada dua lapis sesuai RAB nya," kata Wahyudi, Selasa (23/12/2025).

Lalu tengang keramik, diakuinya ada perubahan dari perencanaan awal. Dari yang rencana awal bakal diganti total untuk lima kelas, namun berubah tetap menggunakan keramik lama, akan tetapi kondisinya masih sangat layak.

"RAB awal untuk lima kelas itu, diganti total untuk keramiknya. Karena ada kebutuhan pintu harmonika diruangan itu, maka dialihkan untuk dana keramiknya itu ke pintu harmonika, sehingga awalnya yang lima kelas, itu hanya mengkover dua kelas untuk keramik barunya. Yang tiga kelas ini meski pakai keramik lama, kondisinya masih sangat layak, karena itu kasnya juga swadaya," imbuhnya menjelaskan.

Dari peralihan tersebut, Wahyudi menegaskan jika itu memang diperbolehkan. "Kontruksi memang seperti itu, boleh secara aturan. Gitu ya," paparnya.

Untuk progres keseluruhan, kata dia di SDN Merakan 3 tinggal menunggu pintu harmonika dipasang. Pintu harmonika sudah dipesan, ia mengestimasi dalam pekan ini sudah rampung 100%.

Mulanya, Wahyudi yang notabenenya berkewenangan pada sisi monitoring itu nampak tak terima. Mengira media sengaja mengusik sisi yang menurutnya sudah jelas tak ada permasalahan.

Sempat Yudi mengutarakan lantang, jika di proyek serupa, tepatnya di SDN Ranuyoso 1, kondisinya lebih parah dibandingkan dengan SDN Merakan 3, bahkan miris kata dia, mengingat lokasinya tetap berada di tepi jalan raya atau jalan nasional.

"Apanya yang mau dipermasalahkan dari Merakan 3, ada yang lebih parah itu Ranuyoso 1 coba anda lihat itu. Progresnya masih 70% itu. Pinggir jalan nasional itu, ndak selesai - selesai itu," ucapnya lantang.

Selebihnya Yudi menjelaskan, jika revitalisasi yang kerap disebut dengan proyek revit, anggarannya berasal dari pusat, langsung turun ke panitia sekolah. Dindik, sifatnya memonitoring sejauh mana hasil pengerjaannya.

Diberitakan sebelumnya, Sekolah Dasar Negeri Merakan 03, menjadi salah satu titik pengalokasian dana APBN 2025 sebesar Rp. 842.280.000,00, dalam konteks progam 'Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Akumulasi anggaran tersebut, terbagi tiga pengerjaan dengan sebagai berikut:

A. Rp. 115.070.000,00 untuk pembangunan UKS. B. Rp. 204.300.000,00 untuk pembangunan perpustakaan. C. Rp. 522.910.000,00 untuk rehab kelas.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Sumenep menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat perhatian serius dari...

Komentar