Proyek Rehabilitasi Alun-alun Lumajang Mulai Disorot. Sekda: Ada Mis informasi

Foto: Desain Alun-alun Lumajang 2025. Tak nampak perubahan signifikan dari penampilan sebelumnya.
2105
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sorotan seputar pelaksanaan proyek rehabilitasi Alun-alun Kota/Kabupaten Lumajang, makin mewarnai beranda percakapan sosial media.

Agus Triyono, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang pun angkat bicara. Menurutnya, ada mis informasi mengenai anggaran dalam proyek tersebut.

Tulis Agus di beranda percakapan sosial media (grup percakapan WhatsApp), anggaran pelaksanaan proyek rehabilitasi Alun-alun Lumajang, bukan Rp. 4,5 Milliar, melainkan Rp. 3,6 Milliar.

"Ada informasi yang mis," tulis Agus Triyono, Minggu (28/9/2025) malam.

Anggaran Rp. 3,6 Milliar. Lanjut dia menerangkan, sejak awal dibangun (dulu -red) ada material yang salah, yaitu batu pecah yang mestinya untuk hiasan dinding, digunakan sebagai lantai sehingga sering membuat pejalan kaki tersandung (terluka).

"Sehingga perlu diganti material yang sesuai fungsinya untuk lantai. Kemudian untuk pohon angsana, sudah terlalu besar sehingga akarnya merusak tepi trotoar dan membuat aspal terangkat," imbuhnya.

Selebihnya terkait kekhawatiran korupsi, ungkap Agus, maka menjadi kewajiban semua pihak utk mengawasi para pelaksana kegiatan.

Terpajang papan name board, di sisi Selatan depan Pendopo Arya Wirajaya, diketahui proyek tersebut berada pada lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang.

Bernama program pengelolaan keanekaragaman hayati, pekerjaan rehabilitasi Alun-alun Kabupaten Lumajang.

Pelaksana yakni, CV. Guna Bakti di alamat Jl. Dewi Sartika No.13 dengan nomer kontrak 003.2/370/427.04/2025. Anggaran yang digunakan, sebesar Rp. 3.606.961.500.

Kegiatan akan fokus pada mengganti batu piring yang banyak terkelupas, diganti granit khusus dan memperbaiki drainase sekeliling alun-alun dengan beton precast uditch.

Mengenai anggaran, warga mendefinisikan pihak pelaksana sebagai petarung. Warga siap mensupport dan mengawasi, sedianya hasilnya sesuai dengan harapan dan perencanaan awal.

Secara teknis anggaran, Rp. 3,6 Milliar belum termasuk PPN dan PPH21.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat dusun, Pemerintah Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pengembangan komoditas lokal dinilai tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga perlu didukung...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perpustakaan Ramah Anak yang selama ini dinantikan siswa SDN Bulla’an I, Desa Bulla’an, Kecamatan Batuputih, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Lumajang dinilai tidak hanya...

MEMOonline.co.id. Surabaya- SMA Labschool Unesa 1 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan budaya...

Komentar