Foto: Alun-alun Lumajang, dari sisi sebelah timur
Foto: Alun-alun Lumajang, dari sisi sebelah timur
MEMOonline.co.id. Lumajang- Jelang pelaksanaan proyek rehabilitasi Alun-alun Kabupaten Lumajang Jawa Timur, warga net mulai muncul dengan bingkai respon atau tanggapan beragam.
Tak sedikit, membandingkan dengan kondisi fisik jalan di sejumlah ruas di tingkat desa, yang dianggap patut didahulukan.
"Alun-alun Lumajang bersolek lagi. Anggaran 4,5 Milliar disiapkan. Secantik apakah nantinya Alun-alun Lumajang?," tulis akun facebook @Cak Met Lumajang, dilihat memoonline, Minggu (28/9/2025).
Unggahan itu disukai 308 dan memantik ragam komentar terkini, sebanyak 172 dan dibagikan sebanyak 17 kali.
Dikutip memoonline, akun @Munadjad berharap, selain proyek tersebut tidak menjadi ajang bancakan, juga dipastikan masyarakat akan mengawasi secara langsung.
"Sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat jalan yang rusak-rusak, kok malah alun-alun yang didahulukan. Bukannya alun-alun masih bagus," saut akun @Bellasalon, dikolon komentar.
Warga net mengaku heran, rehabilitasi Alun-alun terjadi setiap pergantian pemimpin. "Mengapa tak diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan saja," ulas @putra ragil. Ruas jalan di sejumlah kecamatan diantaranya Senduro (jalan Tumpeng), Candipuro (jalan dan jembatan ambruk), juga ruas di Kecamatan Yosowilangun, Tempeh, turut jadi perbandingan, kenapa Alun-alun didahulukan.
Terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, ST, MT, pada awak media mengatakan, kontrak kerja rehablitasi Alun-alun Lumajang akan dilakukan pada (8/10/2025).
"Di minggu-minggu itu sudah dimulai pembangunan kalau lancar. Itu direncanakan kontraknya direncanakan selama 90 hari. Jadi, nanti sampai bulan Desember 2025," ucapnya.
Saat ini, tahapan terpantau pada proses pemotongan sejumlah pohon di seputaran Alun-alun Lumajang.
Data dihipun media ini, pelaksana proyek tersebut yaitu CV. Guna Group beralamat kan di Jl. Dewi Sartika No.13, Citrodiwangsan Lumajang, dengan anggaran bersumber dari APBD tahun 2025 sebesar Rp. 4,5 Milliar.
Penulis : Mas Her
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak