Foto : Kantor Cabdin Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Lumajang (google)
Foto : Kantor Cabdin Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Lumajang (google)
MEMOonline.co.id. Lumajang- Selisih jumlah peserta didik sekolah tingkat menengah atas (SMA) Al-Maisaroh Desa Salak Kecamatan Randuagung Lumajang, terus menjadi sorotan tajam.
Hingga kini, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember - Lumajang, tak bergeming.
Sugeng Trianto S.sos, M.M Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember - Lumajang, sejatinya mengetahui situasi terkini.
Namun, dihubungi memoonline, Sugeng enggan merespon. Makin menambah rasa curiga publik, akan data peserta didik, yang diduga sengaja dibuat untuk tujuan tertentu.
"Kalau bungkam atau tak merespon, patut dicurigai. Kenapa?, kok abai. Data atau jumlah peserta didik/siswa itu kaitannya dengan keuangan negara lho. Kan peserta didik (jumlah -red) kaitannya dana BOS. Itu perlu diaudit. Ada dugaan korupsi," respon netizen/pembaca, dikutip, Rabu (17/9/2025).
Diberitakan sebelumnya, data dihimpun dari Data Pokok SMAS Al Maisaroh Randuagung, di laman dapo.kemendikdasmen.go.id, tercatat peserta didik berjumlah 206 siswa. Terbagi diantaranya siswa laki-laki sebanyak 97 sedangkan siswa perempuannya sebanyak 109.
Berbeda dengan realita atau faktanya, peserta didik/jumlah keseluruhan di sekolah tersebut, sebanyak 102 siswa, terbagi di tiga kelas, data terkonfirmasi terkini.
Junaidi Kepala Sekolah SMA Al Maisaroh mengaku tak mengetahui perihal tersebut. Pria yang merubah warga setempat itu, menegaskan jika dirinya telah mengirimkan data sesuai dengan fakta dan realita.
"Itu yang tau operator pak. Monggo silahkan kroscek ke Cabang Dinas di Lumajang. Kalau kami disini sudah mengirimkan data yang sesuai. Kami tidak bisa merubah, kan data itu (data siswa -red) diperlukan NIK, KK dan penyertaan raport SMP, dari mana kami bisa dapat itu," ucapnya.
Disisi lain, kata Junaidi bisa saja sistem sedang error. Akan tetapi beberapa waktu dan berulang, jumlah peserta didik di laman dapo.kemendikdasmen.go.id SMA Al-Maisaroh masih stagnan di angka 206.
Terpisah, diperoleh informasi jika ada perwakilan masyarakat akan melayangkan aduan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, berikut ke aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan berikut melakukan audit.
Penulis : Mas Her
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak