Foto: Penampakan proyek Irigasi di Sumberpinang terlihat banyak yang retak.
Foto: Penampakan proyek Irigasi di Sumberpinang terlihat banyak yang retak.
MEMOonline.co.id, Jember- Warga Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, kembali dibuat kecewa dengan kualitas proyek fisik di wilayah mereka.
Setelah sebelumnya pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) menuai kritik karena dinilai asal-asalan dan tak sesuai standar, kini giliran proyek plengsengan atau irigasi yang dikeluhkan warga.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proyek irigasi yang baru selesai dibangun tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
"Pengerjaan bagian atas itu harusnya diplester dulu, bukan langsung dikasih luluh lalu disiram air semen. Itu sudah jelas tidak sesuai spesifikasi teknis," ujarnya, Senin (4/8/2025).
Tak hanya soal metode pengerjaan yang janggal, warga juga menemukan kerusakan pada beberapa titik proyek.
"Banyak bagian proyek yang sudah retak padahal baru selesai dibangun. Kalau tidak percaya, mari kita cek bareng ke lokasi," tambahnya.
Sebelumnya, proyek pembangunan TPT di desa yang sama juga mendapat sorotan tajam dari warga. Proyek tersebut dinilai dikerjakan asal jadi dan dikhawatirkan membahayakan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sumberpinang, Mulyono Hadi, belum dapat dikonfirmasi karena sedang mengikuti rapat di Kecamatan Pakusari.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak