Sering Terkena Banjir, DPR RI Minta Ketua KPUD Pamekasan Bertindak

Foto DPR RI Bersama Ketua KPUD Pamekasan
943
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Seringnya terjadi banjir hingga setinggi lutut orang dewasa saat hujan lebat turun di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang hingga saat ini masih tak kunjung teratasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, akhirnya mendapat lampu hijau dari DPR RI, Selasa (08/05/2018).

Menanggapi persoalan itu, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ahmad Baidowi menyarankan kepada Ketua KPUD Kabupaten Pamekasan, Moh. Hamzah, mengajukan anggaran APBN melalui KPU RI.

Ahmad Baidowi, anggota Komisi II DPR RI mengatakan, bahwa terkait situasi dan kondisi kantor KPUD Kabupaten Pamekasan berdasarkan informasi dari Komisioner itu sering terjadi banjir dan tidak presentatif.

"KPU sebagai lembaga fertikal bisa juga mengajukan anggaran APBN melalui KPU RI," kata Ahmad Baidowi di kantor KPUD Pamekasan (09/05).

Ahmad Baidowi menjelaskan, bahwa persoalan lahan milik KPUD Pamekasan itu sudah hak dan tanggungjawabnya, jadi KPUD Pamekasan harus merawat dan menjaganya, bukan malah membiarkan begitu saja.

"Persoalan lahan itu kan sudah milik KPU, karena sudah dihibahkan oleh pemerintah pusat," pungkasnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar