Puskesmas Arjasa Berikan Pelayanan Ekstra Pasca Pemberlakuan Program UHC

Foto: Puskesmas Arjasa
2214
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Program Universal Health Coverage (UHC) yang diluncurkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berdampak besar terhadap masyarakat setempat.

Sehingga, masyarakat yang ada di kabupaten ujung timur pulau Madura ini, antusias melakukan perawatan ke tempat - tempat kesehatan, seperti Puskesmas yang ada di daerahnya.

Seperti yang terjadi di Puskesmas Arjasa, ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan perawatan kesehatan ke Puskesmas.

Sehingga Puskesmas Arjasa harus melakukan pelayanan ektra kepada masyarakat, yang hendak memeriksakan kesehatannya.

"Sejak diberlakukannya program cakupan kesehatan Universal UHC yang tujuannya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat maka, ada peningkatan kunjungan ke Puskesmas," kata Kepala Puskesmas (Kapus) Arjasa dr Hidayaturrahman, Kamis (03/08).

"Program UHC ini, memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat di semua layanan kesehatan," ucapnya.

Bahkan, untuk lebih meningkatkan pelayanan bagi masyarakat kepulauan, pihaknya bekerja sama dengan RSU Abuya.

"Kami bekerja sama dengan RSU Abuya dengan memberikan kemudahan rujukan dari Puskesmas Arjasa yang akan berobat di RSU Abuya," jelasnya.

dr Dayat sapaan akrab Kapus Arjasa mengutip apa yang disampaikan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, "masyarakat Sumenep tidak perlu khawatir lagi untuk mendapatkan kesehatan, karena bisa berobat secara gratis".

Dia (dr Dayat red) menyinggung pula tentang program penurunan Stunting, "Alhamdulillah, sejak adanya program pemerintah tentang pemberian asupan gizi kepada Ibu hamil dan balita, angka Stunting di kecamatan Arjasa berangsur angsur menurun," jelasnya.

Bahkan, pihaknya bekerja sama dengan desa - desa yang ada di kecamatan Arjasa tentang program Stunting.

"Pemerintah Desa melalui Dana Desa (DD) telah menganggarkan untuk program Stunting dengan memberikan asupan makanan bergizi kepada ibu hamil dan anak balita," ujarnya.

"Secara rutin kami melakukan pengawasan pelaksanaan posyandu di setiap desa, dan Alhamdulillah masyarakat antusias untuk memeriksakan kesehatannya termasuk bagi warga manula," pungkas Dayat.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Sebanyak 761 anak yatim dibawah usia 11 tahun memadati Masjid Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Kamis (25/6/2026)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PG Djatiroto bersama Kebun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebuah badan usaha bernama CV Serayu Agro Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Randuagung, Dusun Curahtekor, Desa...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bergerak cepat menindaklanjuti...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

Komentar